Operasikan KRL ber-AC, KAI berencana naikkan tarif
Kamis, 14 Maret 2013 - 10:34 WIB
Operasikan KRL ber-AC, KAI berencana naikkan tarif
A
A
A
Sindonews.com - Sejalan dengan meningkatnya pelayanan yang diberikan berupa penggantian gerbong KRL kelas ekonomi menjadi KRL AC, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero berencana menaikkan tarif KRL ekonomi yang telah bertransformasi menjadi KRL AC Commuter Line.
Kepala Humas KAI, Mateta Rizalulhaq mengklaim, kenaikan tarif tiket tersebut tidak akan menimbulkan gejolak karena telah diimbangi dengan meningkatnya mutu pelayanan yang diberikan perseroan.
"Justru dengan kenaikan tarif, okupansi penumpang tidak berkurang. Mereka justru mencari pelayanan memadai karena toilet di KRL AC Commuter Line sudah bersih, meski kondisi kaca pecah pada jendela kereta masih terlihat lantaran masih adanya pelemparan batu," ujar Mateta di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (13/3/2013) malam.
Diakui Mateta, sebelumnya KAI juga sempat menaikkan tarif tiket. Seperti pada tahun lalu, KAI telah menaikkan harga tiket sebesar Rp2.000 menjadi Rp9.000 bagi pengguna jasa KRL AC Commuter Line.
Untuk kereta jarak jauh, seperti Matarmaja jurusan Pasar Senen-Malang, pihaknya juga telah menetapkan tarif sekitar Rp150 ribu per orang dari tarif sebelumnya Rp51 ribu.
Terkait hal tersebut, diakui Mateta, pihaknya akan meminta pertimbangan dan dukungan kepada masyarakat dan Komisi V DPR. "Kami berharap penyelesaian KRL AC Commuter Line bisa diwujudkan sebelum Lebaran tahun ini. Sedangkan e-ticketing untuk Commuter Line bakal disiapkan pada Juni 2013," tutur dia.
Kepala Humas KAI, Mateta Rizalulhaq mengklaim, kenaikan tarif tiket tersebut tidak akan menimbulkan gejolak karena telah diimbangi dengan meningkatnya mutu pelayanan yang diberikan perseroan.
"Justru dengan kenaikan tarif, okupansi penumpang tidak berkurang. Mereka justru mencari pelayanan memadai karena toilet di KRL AC Commuter Line sudah bersih, meski kondisi kaca pecah pada jendela kereta masih terlihat lantaran masih adanya pelemparan batu," ujar Mateta di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (13/3/2013) malam.
Diakui Mateta, sebelumnya KAI juga sempat menaikkan tarif tiket. Seperti pada tahun lalu, KAI telah menaikkan harga tiket sebesar Rp2.000 menjadi Rp9.000 bagi pengguna jasa KRL AC Commuter Line.
Untuk kereta jarak jauh, seperti Matarmaja jurusan Pasar Senen-Malang, pihaknya juga telah menetapkan tarif sekitar Rp150 ribu per orang dari tarif sebelumnya Rp51 ribu.
Terkait hal tersebut, diakui Mateta, pihaknya akan meminta pertimbangan dan dukungan kepada masyarakat dan Komisi V DPR. "Kami berharap penyelesaian KRL AC Commuter Line bisa diwujudkan sebelum Lebaran tahun ini. Sedangkan e-ticketing untuk Commuter Line bakal disiapkan pada Juni 2013," tutur dia.
(rna)
Lihat Juga :