Bawang merah terkena efek psikologis bawang putih

Sabtu, 16 Maret 2013 - 11:12 WIB
Bawang merah terkena...
Bawang merah terkena efek psikologis bawang putih
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menuturkan, kenaikan harga bawang putih memiliki efek psikologis luar biasa yang menyebabkan harga bawang merah juga ikut meroket.

"Ini disebabkan faktor psikologis yang disebabkan kenaikan bawang putih," ungkap Sekretaris Ditjen P2HP Kementan, Yasin Taufik dalam acara Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (16/3/2013).

Yasin menambahkan, efek psikologis dari kenaikan harga bawang putih ini juga bisa 'menular' ke produk-produk hortikultura lainnya. Kecenderungan penyebaran kenaikan harga ini pun telah mulai menjangkiti buah-buahan. "Sepertinya begitu, ada kecenderungan naik terhadap produk-produk hortikultura lain, misalnya buah-buahan," tutur dia.

Karena itu, pihaknya segera mengambil langkah cepat bersama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menstabilkan harga bawang putih sehingga 'penularan' kenaikan harga ini bisa dihentikan. "Sekarang kita mencoba konsolidasi dengan Kemendag," ucapnya.

Setelah Kemendag dan Kementan berkoordinasi, bawang putih impor segera masuk dan menambah stok di dalam negeri dalam waktu dekat. "Seharusnya dalam waktu singkat keluar SPI (Surat Persetujuan Impor). Begitu lima hari harus sudah dilakukan (impor)," tutupnya.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir, harga komoditas bawang putih dan bawang merah benar-benar menghimpit masyarakat. Harga dua komoditi bawah putih dan bawang merah naik hingga 100 persen. Akibatnya, omzet pedagang menurun hingga 25 persen.

Jika dalam kondisi normal bawang putih dijual dengan harga Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kg. Namun, saat ini bawang putih dijual dengan harga Rp44 ribu sampai Rp50 ribu per kg, bahkan di beberapa daerah sudah ada yang menyentuh Rp80 ribu per kg. Sementara, harga bawang merah yang awalnya dijual Rp20 ribu sampai Rp23 ribu per kg, kini naik mencapai Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kg.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
33 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved