HKTI dukung Bulog dan RNI impor bawang putih

Sabtu, 16 Maret 2013 - 14:37 WIB
HKTI dukung Bulog dan...
HKTI dukung Bulog dan RNI impor bawang putih
A A A
Sindonews.com - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mendukung usulan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan agar Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) ikut mengimpor bawang putih dalam rangka menjaga kestabilan harga bawang putih di dalam negeri.

Namun, HKTI memberi catatan agar Bulog dan RNI tidak mengimpor bawang putih hanya demi mencari laba, melainkan harus bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bawang putih dengan harga terjangkau.

"Bagus, asal Bulog dan RNI benar-benar transparan dan tidak berburu rente," ucap Sekretaris Jenderal HKTI, Fadli Zon usai acara Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (16/3/2013).

Selain itu, Fadli juga berpesan agar BUMN yang ikut mengimpor bawang putih tidak dimanfaatkan sebagai sapi perah oleh partai politik tertentu demi mendanai kepentingan politik seperti yang pernah terjadi di masa-masa sebelumnya.

"Kami lebih senang sebenarnya kalau yang melakukan impor itu BUMN. Tapi BUMN juga harus transparan, jangan seperti di masa lalu menjadi bancakan dari partai penguasa," tandas dia.

Sebelumnya diberitakan, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku prihatin dengan meroketnya harga bawang putih hingga Rp50 ribu per kg. Untuk membantu stabilisasi harga bawang putih, Dahlan mengusulkan agar dua BUMN, yaitu PT RNI dan Perum Bulog diberi peran menjaga pasokan dengan cara ikut mengimpor bawang putih.

"Saya minta Bulog dan RNI menjajaki kemungkinan bisa mengimpor bawang, agar ketersediaan barang tercukupi, sehingga harga bisa ditekan. Silahkan Bulog mengurus perizinannya," kata Dahlan.

Menanggapi usulan ini, Menteri Pedagangan (Mendag), Gita Wirjawan menyatakan akan mempertimbangkannya. "Nanti kita akan duduk dengan mereka (BUMN)," ujar Gita, kemarin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved