Pengamat: Hemat 30 persen harga BBM impor

Senin, 18 Maret 2013 - 17:44 WIB
Pengamat: Hemat 30 persen...
Pengamat: Hemat 30 persen harga BBM impor
A A A
Sindonews.com - Pengamat energi dari ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan, langkah pemerintah melakukan impor minyak mentah dari Irak akan memiliki keuntungan jika dilakukan untuk tujuan diversifikasi impor BBM. Namun, jika hanya untuk menggantikan lifting yang tidak terpenuhi hanya kegiatan sia-sia.

Menurutnya, dengan melakukan impor minyak mentah, pemerintah dapat menghemat 25 persen sampai 30 persen dari harga BBM impor. Selain itu, ada keuntungan tidak langsung yang diperoleh pemerintah, yakni menambah lapangan pekerja penerimaan pajak .

"Kalau hitungan transaksi saja tidak besar, tapi kalau keseluruhan lebih tinggi," katanya, Senin (18/3/2013).

Seperti diketahui rata-rata konsumsi BBM sekitar 1,3-1,4 juta bph. Sementara, kapasitas terpasang kilang BBM yang ada sekarang baru 1,1 juta kl. Tetapi, yang efektif baru 900 ribu bph. Untuk memenuhi sisa itu maka pemerintah melakukan minyak baik dalam bentuk minyak mentah maupun sudah jadi.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah dipastikan akan mendapat kepastian impor minyak mentah dari Irak sebanyak 35-65 ribu barel per hari (bph) mulai Mei 2013. Nantinya, minyak tersebut akan diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM), sehingga masuk ke dalam negeri sudah dalam bentuk jadi.

"Kita memang sudah tandatangan nota kesepahaman antara perusahaan migas Irak dengan Pertamina," kata Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Susilo Siswoutomo.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Jadi Pemasok Utama...
Rusia Jadi Pemasok Utama Impor Minyak ke China Juli 2022
Kejagung Ungkap Ahok...
Kejagung Ungkap Ahok Mengetahui Impor-Ekspor Minyak Mentah Pertamina
Neraca Dagang Surplus,...
Neraca Dagang Surplus, Terselamatkan Penurunan Impor
Dulu Ekspor Kini Impor,...
Dulu Ekspor Kini Impor, Bahlil Ingin Produksi Minyak Balik Seperti 1997
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
5 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
5 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved