Bawang putih langka, Mentan salahkan prilaku petani

Rabu, 20 Maret 2013 - 15:27 WIB
Bawang putih langka,...
Bawang putih langka, Mentan salahkan prilaku petani
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertanian (Mentan), Suswono mengungkapkan, terjadinya kelangkaan bawang putih saat ini tidak lepas dari perilaku kalangan petani. Petani lebih memilih menanam komoditas yang menguntungkan daripada komoditas bawang putih.

"Memang untuk bawang putih problem kita petani akan memilih komoditas yang menguntungkan. Sementara petani bawang putih ini mendapat tekanan luar biasa karena lahannya makin menurun akibat mereka berpindah atau beralih ke komoditas lain yang menguntungkan," kata Suswono dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (20/3/2013).

Suswono memberi contoh kasus petani di Brebes, Jawa Tengah, dimana petani bawang merah mulai beralih menanam padi. Alasannya, padi relatif stabil harganya sehingga menguntungkan, sedang pemeliharaannya tidak seintensif bawang merah.

"Disamping itu, modalnya tidak terlalu besar. Kalau bawang merah kan sampai Rp60 juta, sedang risikonya sangat tinggi," kata Suswono.

Untuk komoditas kedelai, kata Mentan, ada kecenderungan para petani bergairah untuk menanam ketika mendengar pengumuman akan adanya jaminan harga Rp7.000 per kilogram (kg), sehingga menjadi stimulan bagi para petani.

Untuk mengurangi impor, lanjut Suswono, pemerintah terus berupaya memperluas lahan. Di Tegal, Jawa Tengah, pemerintah melakukan perluasan lahan sekitar 100 hektar (ha) untuk menambah produksi. Sejauh ini, Indonesia baru memproduksi kurang dari 10 persen kebutuhan bawang nasional.

"Itupun untuk memenuhi kebutuhan industri jamu karena aroma bawang putih Indonesia tiga kali lebih kuat dibandingkan bawang putih impor," katanya.

Data Kementerian Pertanian menyebutkan, Indonesia pernah mencapai swasembada bawang putih karena sebelum 1998 luas areal tanam komoditas ini mencapai 250.000 ha. Sementara saat ini luas areal tanam bawang putih yang tersisa menyusut menjadi 25.000 ha.

Menurut Suswono, gairah menanam bawang putih mulai turun sejak 1998. "Saat itu kan keran impor bawang putih dibuka, sehingga petani kesulitan bersaing dengan bawang putih impor," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
47 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
47 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
1 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Pengganti...
5 Makanan Pengganti Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved