Kredit UMKM Jabar tumbuh 10 persen

Rabu, 03 April 2013 - 16:54 WIB
Kredit UMKM Jabar tumbuh...
Kredit UMKM Jabar tumbuh 10 persen
A A A
Sindonews.com - Kinerja positif perbankan dalam menyalurkan kredit, juga diimbangi penyaluran kredit kepada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bank Indonesia (BI) mencatat, kredit untuk sektor UMKM mencapai Rp57,89 triliun.

Angka tersebut tumbuh sekitar 10,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp52,21 triliun. Menurut Kepala Kantor BI Wilayah VI Jabar dan Banten, M Zaeni Abie Amin, skala serapan kredit perbankan masih didominasi sektor menengah.

Menurutnya, sektor ini menyerap kredit perbankan sebesar Rp26, 55 triliun, tumbuh sekitar 7,98 persen dibandingkan periode yang sama 2012. Di posisi kedua di tempati sektor usaha kecil dengan nilai kredit sebesar 17,46 triliun atau tumbuh sekitar 6,57 pesen. Sementara serapan kredit untuk sektor mikro Rp13,88 triliun atau tumbuh sekitar 23,50 persen.

Walaupun kinerja kredit perbankan menunjukkan tren positif, namun perbankan mampu menekan rasio kredit macet atau nonperforming loan (NPL). Di mana, rasio kredit macet per Februari 2013 sebesar 2,72 persen. Namun, apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tingkat NPL naik.

"Di mana pada Februari 2013 sebesar 2,70 persen. Tapi, apabila di bandingkan periode Januari 2013, NPL kredit turun dari sebelumnya 2,78 Persen," katanya, Rabu (3/4/2013).

Sementara itu, Peneliti Ekonomi Senior BI Wilayah VI Jabar Banten, A Raina Sari mengatakan, pertumbuhan kredit perbankan meningkatkan optimisme atas pertumbuhan kondisi ekonomi di kawasan ini. BI optimistis, pertumbuhan ekonomi Jabar pada triwulan I/2013 sebesar 5,8 persen. Meningkat tiga poin dari triwulan IV/2013 sebesar 5,5 persen.

"Walaupun sejumlah industri masih tergantung pada produk impor, namun ekspor barang jadi dari Jawa Barat cenderung meningkat. Kondisi ini diharapkan terus membaik di kemudian hari," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Minta Perbankan...
Sri Minta Perbankan Jangan Takut Kasih Utang ke UMKM
OJK Siap Longgarkan...
OJK Siap Longgarkan Aturan Batas Maksimum Kredit Di Masa Pandemi
Pemerintah Bakal Hapus...
Pemerintah Bakal Hapus Kredit Macet UMKM, BRI Sudah Usulkan Sejak 2021
Respons Rencana Hapus...
Respons Rencana Hapus Kredit Macet UMKM, Asprindo: Perlu Didampingi Agar Bisa Bangkit
Kenaikan Pagu Kredit...
Kenaikan Pagu Kredit BRI Dorong Kebangkitan UMKM
Triwulan I 2021, Kucuran...
Triwulan I 2021, Kucuran Kredit Sektor UMKM di Jawa Timur Minus 1,40 Persen
Berita Terkini
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
30 menit yang lalu
Sakha Coffee Perluas...
Sakha Coffee Perluas Pasar Kopi Lokal, Penjualan Digital Tumbuh 60%
1 jam yang lalu
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
1 jam yang lalu
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
2 jam yang lalu
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved