Harga bawang di Maluku Utara meroket

Jum'at, 05 April 2013 - 10:39 WIB
Harga bawang di Maluku...
Harga bawang di Maluku Utara meroket
A A A
Sindonews.com - Harga bawang merah dan bawang putih di Provinsi Maluku Utara (Malut) meroket tajam hingga menembus Rp60 ribu per kilogram (kg). Bahkan, kondisi itu terjadi hampir merata di sejumlah Kabupaten/Kota di Maluku Utara.

Misalnya, harga bawang putih di Kabupaten Halmahera Tengah, per kilogramnya masih mencapai 58 ribu dan bawang merah sendiri mencapai 60 ribu per kg.

Di Halmahera Selatan, harga bawang merah mencapai 59 ribu per kg dan bawang putih 60 ribu per kg. Kondisi tak jauh beda juga terjadi di Kota Tidore Kepulauan. Harga bawang merah masih berkisar 57 ribu per kg dan bawang putih masih pada 52 ribu per kg.

Untuk kabupaten Halmahera Barat, harga bawang putih mencapai 59 ribu per kg dan bawang merah 57 ribu per kg. Kondisi sedikit berbeda terjadi di Kota Ternate, dimana harga bawang merah dan bawang putih cenderung menurun. Harga bawang putih di dua pasar rakyat, yakni Pasar Gamalama dan Pasar Bastiong mencapai 46 ribu per kg dan bawang merah 45 ribu per kg.

Santi Sawal, pedagang bawang di Pasar Gamalama mengatakan bahwa penurunan harga bawang umumnya karena pasokan bawang dari beberapa provinsi, seperti Makassar, Surabaya, dan Manado berjalan lancar. Namun, harga bawang di Ternate masih belum normal. "Biasa kalau harga normal 25-30 ribu per kilogramnya," kata Santi kepada Sindonews.

Di tambahkan Santi, harga bawang diprediksi akan normal dalam kurun waktu dekat karena pasokan yang masuk masih belum mencukupi permintaaan. Apalagi pasokan yang masuk ke Ternate juga didistribusikan ke wilayah lain Malut.

Sementara itu Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba mengatakan, pemerintah Malut sudah berupaya menekan kenaikan harga bawang. "Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih ini sudah dibahas. Kini upaya menekan harga pun sedang dilakukan," terangnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved