Mendag : Bulog tidak akan diistimewakan

Sabtu, 06 April 2013 - 11:02 WIB
Mendag : Bulog tidak...
Mendag : Bulog tidak akan diistimewakan
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menyatakan, tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada Perum Bulog dalam proses pemberian alokasi kuota impor hortikultura dan daging sapi.

"Tidak ada eksklusivitas, monopoli. Kita ingin melibatkan mereka (Bulog) seperti (perusahaan) lainnya," tegas Menteri Perdagangan Gita Wirjawan kepada Sindonews di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Untuk mendapatkan alokasi kuota impor daging sapi dan hortikultura, Bulog tetap harus mengikuti tender dan bersaing dengan perusahaan importir swasta. Alokasi yang diberikan pun akan disesuaikan dengan kapasitas Bulog.

"Ya, harus (ikut tender). Dia harus ikut proses yang ada," tandas Gita.

Meski demikian, Gita berjanji akan memberikan izin impor kepada Bulog dalam rangka menstabilkan harga pangan di dalam negeri. "Jadinya mereka bisa jadi importir dan melakukan stabilisasi harga untuk berbagai komoditas pangan," tuturnya.

Sementara Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bambang Brodjonegoro sebelumnya mengungkapkan siap mengkaji tarif bea masuk impr hortikultura.

Dia menilai bea masuk impor hortikultura menjadi jalan tengah terbaik dalam menyelesaikan persoalan mahalnya komoditas hortikultura serta keberlanjutan swasembada pangan. Karena itu, tim tarif BKF siap melakukan kajian jika pemerintah berencana mengambil kebijakan tersebut.

“Kalau memang arahnya mau ke situ kita siap. Kita kan ada mekanismenya ada di sini tim tarif. Tapi tarifnya jangan sampai salah karena kalau sampai salah, bisa kejadian kaya gini lagi suplainya tidak cukup mahal,” tutur Bambang.

Bambang menambahkan, pemberlakukan bea tarif masuk menjadi jalan terbaik karena tidak melanggar ketentuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Di sisi lain, tarif bea masuk bisa disesuaikan dengan pasokan dalam negeri.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ombudsman Sebut Penahanan...
Ombudsman Sebut Penahanan 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Tidak Tepat
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Go Global untuk Pertanian...
Go Global untuk Pertanian Indonesia, Incar 5% Pasar Dunia Tanaman Hias
Antisipasi Pasca Pandemi,...
Antisipasi Pasca Pandemi, Kementan Siapkan SDM Pertanian Bertarung di Dunia Usaha
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan...
Hebat, Anak Bangsa Ciptakan Aquagriculture, Pertanian Berbasis Aquaculture
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
7 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
19 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
33 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
44 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved