500 ton beras di Polman menumpuk di penggilingan

Kamis, 11 April 2013 - 19:28 WIB
500 ton beras di Polman...
500 ton beras di Polman menumpuk di penggilingan
A A A
Sindonews.com - Para pengusaha penggilingan padi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) yang tergabung dalam Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi), mengancam akan melakukan aksi demontrasi di Kantor Bulog Drive IV Polman. Ancaman tersebut dilakukan menyusul ribuan ton beras yang sudah digiling menumpuk karena tidak terserap oleh Bulog.

“Para pengusaha penggilingan padi mengeluh karena beras mereka menumpuk di gudang dan terancam rusak. Alasan Bulog menolah beras Perpadi karena gudang penuh. Kalau ini tidak dihiraukan, kami bisa rugi,” ujar Ketua Perpadi Polman, Bahrun Bando, di Makassar, Kamis (11/4/2013).

Dia menuturkan, alasan Bulog yang menolak beras perpadi karena tiga unit gudang Bulog yang membawahi wilayah Polman, Mamasa dan Majene sedang penuh, menurut Bahrun tidak bisa dibenarkan. Sebab, pemerintah berkewajiban secara nasional menyerap setiap gabah petani.

Bahrun menyebutkan, saat ini ada sekitar 500 ton beras menumpuk dan tidak terserap oleh bulog. Sementara para pengusaha penggilingan juga terancam merugi lantaran ratusan ton beras gabah yang mereka tampung dari petani tak bisa diserap.

“Saat ini, ada 500 ton beras tidak terserap. Diperkirakan, satu minggu kedepan, sudah ada ribuan ton beras yang akan menumpuk jika bulog tak segera memenuhi kewajiabnnya menyerap gabah petani yang saat ini sedang memasuki puncak musim panen,” terang Bahrun.

Rencananya, aksi tersebut akan dilakukan hari ini, namun para pengusana yang tergabung dalam Perpadi menunda hingga pekan depan jika dalam pekan ini beras tersebut belum ditampung.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved