Turki siap kembangkan energi geothermal di Sumbar

Kamis, 18 April 2013 - 12:22 WIB
Turki siap kembangkan...
Turki siap kembangkan energi geothermal di Sumbar
A A A
Sindonews.com - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengunjungi Turki pada 12-16 April 2013, guna meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan investor panas bumi (geothermal), Emin Hytai Investment.

"Emin Hytai sudah mendapatkan dua surat penugasan survei pendahuluan potensi panas bumi dengan nilai investasi awal sekitar USD907.775," katanya saat membuka rapat koordinasi (rakor) bupati dan wali kota, Kamis (18/4/2013).

Dia optomis pelaksanaan ini akan berhasil, sebab investor asal Turki sudah melakukan kunjungan dan mengantongi surat permohonan eksplorasi awal ke Kementerian ESDM.

"Surat permohonan izin itu dari Kementerian ESDM, untuk potensi panas bumi yang akan dikembangkan di Kabupaten Agam (Gunung Tandikek) dan Pasaman Barat (Gunung Talamau)," ujarnya.

Menurutnya, tak hanya di kawasan Tandikek dan Talamau , mereka juga akan menjajaki kawasan Padang Pariaman, Padang Panjang, dan Gunung Singgalang. "Investor ini sudah mendapatkan data awal, tapi belum melakukan penelitian lebih jauh terhadap potensi yang sudah dipetakan lokasinya tersebut. Makanya mereka menunggu izin eksplorasi awal dari Dirjen Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM," ungkap dia.

Irwan menuturkan, banyak investor yang melirik pengembangan potensi panas bumi Sumbar, karena merupakan yang terbesar di wilayah Indonesia. Sumbar sebagai wilayah yang berada pada jalur vulkanik aktif, menyimpan potensi panas bumi cukup besar dengan total sekitar 1.656 MW, yang tersebar di 17 titik.

Lokasi titik potensi panas bumi itu, terdapat pada tujuh kabupaten, yaitu Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, Tanah Datar, Agam, Solok, dan Solok Selatan. Hingga kini, menurut dia, yang sudah mulai digarap di Solok Selatan oleh PT Supreme Energy dengan potensi mencapai 480 MW, tapi baru rencana pengembangan 2x120 MW dan di Bonjol Pasaman dengan perkiraan potensi 100 MW.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Sumbar telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Tentang unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memberikan pelayanan perizinan. Ke depan BKPMP sebagai pengelola PTSP memberikan semua bentuk perizinan, mulai dari tambang, kehutanan dan bidang lainnya. Jadi, pihak yang ingin menanamkan modalnya di Sumbar, tak mesti datang kepada instansi terkait lainnya di provinsi, tapi langsung ke PTSP.

Pihaknya menjelaskan, melalui PTSP ini proses pelayanan bisa lebih cepat dan kewenangan penandatangan izin oleh gubernur diserahkan kepada kepala BKPMP yang sekaligus sebagai kepala PTSP. "Investor cukup datang ke BKPMP dan bisa segera dikembalikan permohonan secara cepat, karena sudah 100 persen didelegasikan termasuk kewenangan gubernur sebagaimana diatur UU," jelasnya.

Kunjungan Kerja Gubernur Irwan ke Turki ini selain penandatangan MoU geothermal, juga menjajaki investasi industri pengolahan Kakao, menawarkan potensi ekonomi Sumbar lainnya serta menjajaki kerja sama di Bidang sosial budaya yang difokuskan pada sektor pendidikan karena pihak dari Turki sudah kunjungan ke Sumbar. Maka perwakilan Sumbar sudah mengunjungi sekolah-sekolah yang ada dibawah kerja sama dengan Turki di Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Punya Harta...
Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Skema Insentif Kompensasi...
Skema Insentif Kompensasi Eksplorasi Panas Bumi Disusun Demi Investasi
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Berpengalaman Hampir...
Berpengalaman Hampir 50 Tahun, PGE Dapat Dukungan Jadi Induk BUMN Panas Bumi
Meneropong Tantangan...
Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Indonesia Kuasai Cadangan...
Indonesia Kuasai Cadangan Geothermal Dunia, Tapi Pengelolaan Masih Minim
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
16 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
40 menit yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
46 menit yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved