Puskepi: Subsidi BBM untuk motor perlu dikurangi

Kamis, 18 April 2013 - 12:53 WIB
Puskepi: Subsidi BBM...
Puskepi: Subsidi BBM untuk motor perlu dikurangi
A A A
Sindonews.com - Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) menilai pemerintah juga perlu mengurangi subsidi BBM untuk kendaraan roda dua. Kebijakan tersebut berupa penyediaan stok BBM ron 90 yang merupakan campuran premium dan pertamax.

"Ini akan bisa dimaklumi masyarakat dan sangat terkesan ada nilai adil bagi sesama rakyat Indonesia pengguna BBM, yang pada hakekatnya adalah rakyat Indonesia yang harus diperlakukan adil oleh Negara dan Pemerintah-nya," tegas Direktur Puskepi Sofyano Zakaria, dalam siaran persnya, Kamis (18/4/2013).

Selain itu, menurut Sofyano, ketika pemerintah menetapkan Harga premium RON 90 lebih tinggi dari RON 88, ini akan bisa dimaklumi oleh masyarakat. Sepanjang premium yang dijual kepada kendaraan pelat hitam adalah jenis premium dengan RON yang berbeda dari RON pada BBM yang diperuntukan bagi sepeda motor dan kendaraan pelat kuning.

"Pemerintah harus pula menyosialisasikan secara cerdas bahwa pemerintah tetap memberikan subsidi bagi pemilik kendaraan pelat hitam sebagai sikap yang tetap berpihak kepada setiap warga masyarakat di negeri ini," tuturnya.

"Oleh karena itu, pemerintah harus bisa menjamin bahwa adanya kebijakan terkait penyesuaian harga BBM bersubsidi ini tidak akan menimbulkan masalah bagi pengusaha dan pekerja di SPBU mengingat bahwa mereka adalah ujung tombak dari distribusi BBM bersubsidi di negeri ini," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
2 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
2 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
3 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
3 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
3 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved