Klaim pengangguran baru di AS turun

Kamis, 25 April 2013 - 20:49 WIB
Klaim pengangguran baru...
Klaim pengangguran baru di AS turun
A A A
Sindonews.com - Jumlah penduduk Amerika Serikat (AS) yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran baru, pekan lalu, secara mengejutkan turun sebanyak 16.000. Data ini memberikan jaminan pasar tenaga kerja tidak jatuh, meski tanda-tanda pertumbuhan lebih lambat.

Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara turun ke penyesuaian musiman sebanyak 339.000. Di mana jumlah pekan sebelumnya direvisi lebih 3.000 dari yang dilaporkan.

"Tren menunjukkan peningkatan yang sangat lambat di pasar tenaga kerja," kata Gary Thayer, ahli strategi makro dari Wells Fargo Advisors di St Louis, seperti dikutip Reuters, Kamis (25/4/2013).

"Penurunan klaim pengangguran baru adalah berita positif, menunjukkan pemulihan berkelanjutan," tambahnya.

Para analis memperkirakan 351.000 klaim pengengguran baru untuk pekan lalu. Laporan tersebut bertentangan dengan sinyal beberapa minggu, bahwa kegiatan ekonomi telah melunak pada Maret dan awal April, sebuah fenomena yang dijuluki ekonom setengah pingsan, karena pernah terjadi pada dua tahun sebelumnya.

Selama empat pekan rata-rata klaim pengangguran baru, ukuran kurang stabil dari tren pasar tenaga kerja, turun 4.500 menjadi 357.500. Hal itu bisa membantu lebih meringankan kekhawatiran memburuknya kondisi pasar tenaga kerja setelah nonfarm payrolls mencatat kenaikan terkecil dalam sembilan bulan pada Maret.

Para ekonom memperkirakan pekan depan pemerintah akan melaporkan, bahwa pengusaha mempekerjakan sebanyak 145.000 orang pada April. Di mana pengusaha menambah jumlah pekerjaan 88.000.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Bantuan Ekonomi Amerika...
Bantuan Ekonomi Amerika untuk Greenland Berbuntut Panjang
Konspirasi Yahudi: Kisah...
Konspirasi Yahudi: Kisah Rothschild Mengacaukan Ekonomi Amerika
Didesak Situasi Ekonomi...
Didesak Situasi Ekonomi Amerika, Rupiah Akan Bergerak Sempit
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved