MIA: Ekonomi Malaysia dapat rating A

Sabtu, 27 April 2013 - 14:49 WIB
MIA: Ekonomi Malaysia...
MIA: Ekonomi Malaysia dapat rating A
A A A
Sindonews.com - Presiden Asosiasi Investor Malaysia, MIA, Datuk dr PHS Lim mengemukakan, fiskal dan ekonomi yang sehat dengan sovereign rating sangat baik 'A', diberikan lembaga Standard & Poor kepada Malaysia.

"Kami berada di puncak ekonomi terbesar ke-15 dunia dari penilaian Bank Dunia, dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai 6,4 persen pada pertumbuhan periode 1970-2011. Tahun ini, kita dapat melihat pertumbuhan PDB sebesar 5,1 persen terlepas dari kelemahan ekonomi global di Eropa dan daerah lainnya," kata Lim, seperti dilansir dari Bernama, Sabtu (27/4/2013).

Menurut dia, pemerintah Malaysia akan mempertahankan defisit anggaran 4 persen dari PDB 4,5 persen pada 2012.

Pada 2009, defisit anggaran sebesar 6,9 persen karena sebagian besar 800 juta ringgit digunakan untuk beberapa stimulus bersamaan dengan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dilanda depresi. Di mana krisis keuangan AS saat itu terjadi akibat kelebihan pembiayaan unit rumah yang memicu krisis global.

Menjelang pemilu pada 5 Mei mendatang, Lim mengatakan, pemerintah terpilih nanti agar melaksanakan manifesto mengeluarkan banyak anggaran untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

Dia mencatat, pemerintah Malaysia telah menghabiskan sebanyak 50 miliar ringgit per tahun untuk berbagai subsidi, antara lain bensin, medis serta makanan, termasuk gula dan minyak goreng.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PM Malaysia Mundur,...
PM Malaysia Mundur, Ringgit Jatuh ke Level Terendah
Wapres Minta Ekonomi...
Wapres Minta Ekonomi Perbatasan Indonesia-Malaysia Diperkuat
Malaysia Akui Keberadaan...
Malaysia Akui Keberadaan TKI Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Malaysia Lockdown Total,...
Malaysia Lockdown Total, Dampak Ekonominya ke RI Tak Signifikan
Ekonomi Malaysia Resmi...
Ekonomi Malaysia Resmi Krisis secara Teknis, Terparah Sejak 1998
IMF Prediksi Ekonomi...
IMF Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,1% di 2026, Ungguli China dan Malaysia
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved