Telkom bangun infrastruktur serat optik di Maluku

Selasa, 28 Mei 2013 - 10:08 WIB
Telkom bangun infrastruktur...
Telkom bangun infrastruktur serat optik di Maluku
A A A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) siap membangun infrastruktur serat optik Maluku Cable System (CBS).

Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Tifatul Sembiring berharap bahwa infrastruktur kabel laut ini nantinya bisa meningkatkan ketersediaan layanan broadband di kawasan timur Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing kawasan yang kaya sumber daya alam tersebut.

"Untuk kali ini akan dimulai dari pembangunan infrastruktur di kawasan Maluku,” ujar Tifatul dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/5/2013).

Tifatul menambahkan, proyek MCS akan memperluas konektivitas dan meningkatkan kapasitas layanan data di daerah-daerah yang belum dilayani secara memadai untuk meningkatkan akses broadband.

“Pembangunan infrastruktur broadband MCS ini akan meningkatkan konektivitas layanan di Indonesia khususnya kawasan timur, sehingga penyebaran informasi kepada masyarakat dapat diperoleh secara merata,” ujar Tifatul.

MCS merupakan bagian dari program pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS). SMPCS merupakan kelanjutan dari pembangunan mega proyek Palapa Ring dan menjadi salah satu program Telkom dalam mewujudkan Indonesia Digital Network (IDN). Sebelumnya pada tahun 2011, Telkom berhasil menggelar Mataram Kupang Cable System.

Pembangunan sistem komunikasi kabel laut SMPCS mencakup penggelaran kabel laut sepanjang 5.444 kilometer (km) dan kabel darat sepanjang 655 km.

Secara disani jaringan, SMPCS terdiri dari tiga jalur utama, yaitu Manado–Ambon–Fakfak–Timika, Manado–Sorong–Biak–Jayapura dan Ambon–Kendari serta 13 cabang, meliputi Jailolo, Ternate, Labuha, Sorong, Mangole, Sanana, Namlea, Masohi, Banda Neira, Bula, Manokwari, Sarmi, dan Kaimana.

Dengan mengoptimalkan teknologi Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM), SMPCS mampu mendukung jaringan hingga kapasitas bandwidth 32x100 gigabytes per fiber pair-nya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
Telkom Buka Program...
Telkom Buka Program Magang 311 Mahasiswa, Pendaftar Capai 40.000 Orang
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Data IndiHome Diduga...
Data IndiHome Diduga Bocor, Telkom Pastikan Terproteksi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
58 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved