IHSG pekan depan diprediksi melemah

Minggu, 02 Juni 2013 - 17:52 WIB
IHSG pekan depan diprediksi...
IHSG pekan depan diprediksi melemah
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diperkirakan masih berpotensi melemah, dengan kisaran support 5.052-5.085 dan resistance 5.195-5.231.

"IHSG membentuk pola menyerupai seperti three outside down mendekati middle bollinger bands. MACD cenderung menurun dengan histogram positif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic cenderung downreversal dari atas area overbought," kata Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada dalam risetnya, Minggu (2/6/2013).

Meski selama sepekan cenderung melemah, namun menurut dia, IHSG masih di atas target support (5.065-5.097) sebelumnya. Kendati demikian, posisi IHSG tetap belum nyaman karena masih rawan melanjutkan koreksi bila sentimen-senitmen yang ada tidak mendukung.

Pola yang sama akan berlaku, dimana pelaku pasar akan memanfaatkan setiap kenaikan untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking) karena sentimen yang ada mulai memberikan ketidakyamanan.

Untuk itu, Reza menyarankan, tetap selalu mencermati setiap sentimen yang ada dan mewaspadai potensi koreksi lanjutan. Adapun, sektor yang perlu dicermati, yakni perkebunan, industri dasar, infrastruktur, konsumer dan properti.

Sementara beberapa data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain balance of trade Korea Selatan; NBS manufacturing PMI & HSBC manufacturing PMI China; retail sales YoY, current account, & RBA
interest rate decision Australia; inflation rate & balance of trade Indonesia.

Selain itu, manufacturing PMI Italia; retail sales (MoM), markit service & PMI construction Inggris; retail sales & unemployment rate Perancis; Markit manufacturing PMI & markit service PMI Jerman; markit manufacturing PMI, markit service PMI, retail sales, GDP & markit composite PMI Zona Euro; Markit manufacturing PMI, balance of trade, ISM nonmanufacturing PMI, initial jobless claims, pending home sales dan lainnya.

Sedangkan, saham-saham yang dapat diperhatikan, diantaranya LSIP, AALI, BWPT, SIMP, ASRI, APLN, CTRP, DGIK, PWON, MDLN, INTP, JECC, WIKA, PTPP, ICBP dan AISA.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
57 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved