IHSG masih dibayangi sentimen negatif

Jum'at, 07 Juni 2013 - 08:20 WIB
IHSG masih dibayangi...
IHSG masih dibayangi sentimen negatif
A A A
Sindonews.com - Sejumlah sentimen dari luar menjadi faktor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami tekanan dalam perdagangan terakhir pekan ini.

"IHSG akan bergerak pada kisaran 4.934-5.019. Pola dragonfly doji terbentuk atas IHSG mengindikasikan munculnya tekanan jual dalam perdagangan Jumat," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Jumat (7/6/2013).

Potensi pelemahan IHSG, menurut Edwin, terutama merujuk indeks Nikkei turun terendah selama dua bulan terakhir di bawah level 13.000. Nikkei nampaknya berpotensi turun kembali setelah yen kembali menguat ke level 97 atas USD di tengah perhatian investor global atas data pekerjaan AS yang akan dirilis Jumat ini.

Konsensus ekonom memperkirakan terjadi penambahan tenaga kerja 170 ribu unit (sedikit di atas data April 165 ribu unit) dan tingkat pengangguran masih diperkirakan pada level 7,5 persen.

Padahal, menurut dia, setelah dua hari Dow Jones turun 292 poin (1,92 persen), akhirnya Kamis Dow Jones berhasil recovery ditutup menguat 80,03 poin (0,53 persen) ditutup pada level 15.040,62 diikuti turunnya The Vix 4,97 persen ditutup pada level 16,63.

Sayangnya, penguat Dow Jones terjadi di tengah kejatuhan Bursa Utama Eropa dan Bursa Utama Asia, dimana kenaikan tersebut tidak lepas dari turunnya jobless claims 11 ribu unit menjadi berjumlah 346 ribu unit dibanding dengan proyeksi ekonom sebesar 345 ribu unit yang terjadi di tengah kekhawatiran terjadinya likuidasi posisi carry-trade atas yen, yang kemudian menyebar ketakutan ke seluruh pasar yang tipis.

Untuk itu, Edwin menyarankan para investor tetap jeli mengamati net buy asing. "Terus mengamati tabungan net buy asing yang saat ini tersisa sekitar Rp7,93 triliun (dari level tertinggi mereka sekitar Rp18 triliun)," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Covid Naik Bikin IHSG...
Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020
Tren Jangka Pendek IHSG...
Tren Jangka Pendek IHSG Aman Jika Tak Sentuh Level 5.972
Dipicu Lonjakan Kasus...
Dipicu Lonjakan Kasus Covid-19, IHSG Berpeluang Terkonsolidasi
IHSG Berbalik Melemah...
IHSG Berbalik Melemah Pagi Ini Usai Kehilangan 3,41 Poin
187 Saham Menguat Bikin...
187 Saham Menguat Bikin IHSG Pagi Ini Dibuka Kokoh
Betah di Zona Hijau,...
Betah di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik Hampir 1% ke Level 6.107
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
14 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
43 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved