OJK terima 1.375 aduan dari masyarakat

Selasa, 11 Juni 2013 - 16:31 WIB
OJK terima 1.375 aduan...
OJK terima 1.375 aduan dari masyarakat
A A A
Sindonews.com - Semenjak call center Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dilaunching pada 21 Januari 2013, OJK telah menerima sebanyak 1.375 panggilan telepon dari masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kusumaningtuti S Soetiono di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (11/6/2013).

"Orang yang mengadu kepada OJK itu banyak. Per 3 Juni 2013, kami menerima 1.375 pengaduan. Sedangkan BI pada akhir 2012 menerima 521, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) sebanyak 352 panggilan pada 2012, dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) sebanyak 621 panggilan pada 2012," ujarnya.

Dia menyebutkan dari telepon masuk itu masyarakat yang meminta informasi sebanyak 73 persen (1.009 panggilan), pengaduan 18 persen (243 panggilan) dan penyampaian informasi sebesar 9 persen (123 panggilan).

"Sedangkan dari pengaduan 18 persen atau 243 panggilan terdapat aduan masyarakat ke kami tentang perbankan sebanyak 52 panggilan, 9 itu mengenai pasar modal, 158 panggilan itu Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), dan lain-lainnya sebanyak 24 panggilan," jelasnya.

Tuti, panggilan akrab Kusumaningtuti, menyebutkan banyaknya jumlah aduan masyarakat ke OJK itu menunjukkan antusiasme masyarakat untuk mengetahui segala macam hal mengenai jasa keuangan.

"Hal tersebut menunjukkan antusiasme serta besarnya keinginan masyarakat untuk mengetahui lebih banyak mengenai sektor jasa keuangan dari OJK," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
35 menit yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
43 menit yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
2 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
3 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
4 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved