Pemerintah diminta segera naikkan harga BBM
Kamis, 13 Juni 2013 - 14:29 WIB
Pemerintah diminta segera naikkan harga BBM
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Koperasi, Erwin Aksa menyatakan bahwa pelaku UKM meminta pemerintah segera memberi kepastian soal kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya, momentum kenaikkan BBM akan segera lewat karena bulan puasa dan Idul Fitri segera datang.
“Sebaiknya pemerintah segera beri kepastian, BBM mau naik atau tidak,” ujar Erwin dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (13/6/2013).
Dia menambahkan, pelaku UKM saat ini kesulitan membuat rencana bisnis karena ketidakpastian harga BBM telah berlangsung hampir tiga bulan. Banyak rencana bisnis yang belum bisa diputus atau berantakan karena komponen harga BBM akan naik atau tidak.
“Bila pun naik kapan dan naiknya berapa. Ini penting bagi pelaku usaha segera diketahui,” ujar Erwin.
Menurut dia, pengusaha semakin kesulitan karena dalam waktu dekat akan menghadapi Ramadhan dan Lebaran.
“Kan dunia usaha ini sudah mulai harus siapkan Tunjangan Hari Raya (THR), belum lagi menjelang Idul Fitri bakal ada peningkatan kapasitas produksi dan distribusi. Kita juga musti hitung biayanya berapa kenaikkan itu. Nah komponen energi ini sangat menentukkan,” ujar Erwin.
Dia berpendapat, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk menaikkan harga BBM. Pasalnya, tingkat resistensi dari partai politik dan masyarakat akan kenaikkan harga BBM sudah rendah.
Jika tidak dilakukan saat ini, dia khawatir, momentum ini akan lewat Seiring dengan inflasi yang terus meningkat dan beban hidup masyarakat semakin tinggi.
“Saat itu momentumnya hilang dan dibutuhkan keberanian yang tinggi untuk menaikkan BBM,” tandas Erwin.
“Sebaiknya pemerintah segera beri kepastian, BBM mau naik atau tidak,” ujar Erwin dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (13/6/2013).
Dia menambahkan, pelaku UKM saat ini kesulitan membuat rencana bisnis karena ketidakpastian harga BBM telah berlangsung hampir tiga bulan. Banyak rencana bisnis yang belum bisa diputus atau berantakan karena komponen harga BBM akan naik atau tidak.
“Bila pun naik kapan dan naiknya berapa. Ini penting bagi pelaku usaha segera diketahui,” ujar Erwin.
Menurut dia, pengusaha semakin kesulitan karena dalam waktu dekat akan menghadapi Ramadhan dan Lebaran.
“Kan dunia usaha ini sudah mulai harus siapkan Tunjangan Hari Raya (THR), belum lagi menjelang Idul Fitri bakal ada peningkatan kapasitas produksi dan distribusi. Kita juga musti hitung biayanya berapa kenaikkan itu. Nah komponen energi ini sangat menentukkan,” ujar Erwin.
Dia berpendapat, saat ini merupakan momentum yang tepat untuk menaikkan harga BBM. Pasalnya, tingkat resistensi dari partai politik dan masyarakat akan kenaikkan harga BBM sudah rendah.
Jika tidak dilakukan saat ini, dia khawatir, momentum ini akan lewat Seiring dengan inflasi yang terus meningkat dan beban hidup masyarakat semakin tinggi.
“Saat itu momentumnya hilang dan dibutuhkan keberanian yang tinggi untuk menaikkan BBM,” tandas Erwin.
(rna)
Lihat Juga :