IHSG kembali ke zona merah
Rabu, 19 Juni 2013 - 16:04 WIB
IHSG kembali ke zona merah
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ketiga pekan ditutup kembali ke zona merah setelah kemarin berhasil rebound. IHSG berakhir minus 33,80 poin atau 0,70 persen ke level 4.806,66.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 7,95 poin atau 0,16 persen ke level 4.848,40 seiring dengan relinya Bursa Wall Street pada perdagangan semalam. Namun, IHSG pada sesi I bergeser ke zona merah dan ditutup terkoreksi 13,32 poin atau 0,28 persen ke level 4.827,13.
Kemarin, IHSG parkir di zona hijau, dengan menguat 65,95 poin atau 1,38 persen ke level 4.840,45. Sementara indeks LQ45 sore ini berakhir minus 7,98 poin atau 0,99 persen ke level 795,89.. Adapun, Bursa di kawasan Asia mayoritas berhenti di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 15,84 poin atau 0,73 persen ke 2.143,45; indeks Hang Seng anjlok 238,99 poin atau 1,13 persen ke 20.986,89; indeks Nikkei 225 naik 237,94 poin atau 1,83 persen ke 13.245,22 dan Straits Times turun 15,65 atau 0,48 persen ke 3.214,12.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp9,02 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 11,38 miliar lembar saham. Sementara penjualan bersih tercatat sebesar Rp795,29 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham menguat, 178 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Indeks sektor hampir seluruhnya menekan IHSG. Sektor dengan pelemahan tertinggi, yakni properti minus 1,6 persen dan aneka industri yang turun 1,53 persen. Sedangkan yang menguat, sektor infrastruktur naik 0,45 persen.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp150 ke Rp11.000, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp200 ke Rp12.100 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp150 ke Rp5.550.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melemah Rp50 menjadi Rp20.150, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.100 menjadi Rp50.000 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp400 ke Rp25.350.
Pada perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka menguat 7,95 poin atau 0,16 persen ke level 4.848,40 seiring dengan relinya Bursa Wall Street pada perdagangan semalam. Namun, IHSG pada sesi I bergeser ke zona merah dan ditutup terkoreksi 13,32 poin atau 0,28 persen ke level 4.827,13.
Kemarin, IHSG parkir di zona hijau, dengan menguat 65,95 poin atau 1,38 persen ke level 4.840,45. Sementara indeks LQ45 sore ini berakhir minus 7,98 poin atau 0,99 persen ke level 795,89.. Adapun, Bursa di kawasan Asia mayoritas berhenti di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 15,84 poin atau 0,73 persen ke 2.143,45; indeks Hang Seng anjlok 238,99 poin atau 1,13 persen ke 20.986,89; indeks Nikkei 225 naik 237,94 poin atau 1,83 persen ke 13.245,22 dan Straits Times turun 15,65 atau 0,48 persen ke 3.214,12.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp9,02 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 11,38 miliar lembar saham. Sementara penjualan bersih tercatat sebesar Rp795,29 miliar. Tercatat sebanyak 94 saham menguat, 178 saham melemah dan 100 saham stagnan.
Indeks sektor hampir seluruhnya menekan IHSG. Sektor dengan pelemahan tertinggi, yakni properti minus 1,6 persen dan aneka industri yang turun 1,53 persen. Sedangkan yang menguat, sektor infrastruktur naik 0,45 persen.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp150 ke Rp11.000, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp200 ke Rp12.100 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp150 ke Rp5.550.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melemah Rp50 menjadi Rp20.150, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.100 menjadi Rp50.000 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp400 ke Rp25.350.
(rna)
Lihat Juga :