Pengelolaan tambang harus beri nilai tambah

Kamis, 20 Juni 2013 - 16:52 WIB
Pengelolaan tambang...
Pengelolaan tambang harus beri nilai tambah
A A A
Sindonews.com - Pengamat menilai permasalahan kontrak karya (KK) pertambangan timah PT Koba Tin di Bangka Belitung bukan fokus utama carut marut pertambangan di Indonesia. Pengelolaan tambang diharapkan bisa memeri nilai tambah untuk kepentingan nasional.

Pengamat ekonomi, Hendri Saparini mengatakan bahwa persoalan finansial yang berbuntut pada buruknya kinerja Koba Tin hanya segelintir permasalahan di sektor tambang. Padahal carut marut pengelolaan nilai tambah pertambangan nasional masih banyak yang harus dibenahi.

"Masalah yang seharusnya diselesaikan adalah bukan masalah dikuasai BUMN atau BUMD, tapi masalah bagaimana kita bisa malakukan nilai tambah," kata dia saat ditemui dalam acara Seminar Nasional "Tambang Timah Untuk Kemakmuran Masyarakat" di Gedung GBHN, Nusantara V, MPR RI Senayan, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Menurut dia, saat ini pengelolaan tambang negara masih bergantung pada orientasi ekspor bijih mineral, sehingga tidak dapat memberikan nilai tambah terhadap kepentingan nasional.

"Untuk itu, kepentingan nasional harus menjadi fokus utama agar lebih kompetitif," jelasnya.

Dia menjelaskan, jika fokus utamanya hanya terhadap ekspor bijih mineral, maka sama saja dengan memberikan kesempatan bagi negara lain untuk berkembang. "Kita hanya akan terus-terusan mengonsumsi nilai tambah," kata dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Faisal Basri Ungkap...
Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun
IATA Makin Cemerlang,...
IATA Makin Cemerlang, Pertambangan Salah Satu Bisnis Inti MNC Group
Petrosea Raih Kontrak...
Petrosea Raih Kontrak Mining Services Agreement Senilai Rp2,7 Triliun
Berita Terkini
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
24 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
26 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
52 menit yang lalu
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
1 jam yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
1 jam yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved