IHSG berakhir di bawah level 4.500
Jum'at, 21 Juni 2013 - 12:04 WIB
IHSG berakhir di bawah level 4.500
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I hari terakhir pekan ini ditutup kembali di bawah level 4.500. IHSG anjlok 147,55 poin atau 3,19 persen ke level 4.482,44.
Pagi tadi, IHSG dibuka anjlok 84,54 poin atau 1,83 persen ke level 4.543,45. Pelemahan IHSG dipicu koreksi signifikan yang terjadi pada Bursa Wall Street semalam.
Sementara kemarin, IHSG merosot paling dalam di Asia Pasifik, yakni 176,66 poin atau 3,68 persen ke level 4.629,99.
Indeks LQ45 siang ini berakhir merosot 27,72 poin atau 3,64 persen ke level 732,89. Sedangkan, Bursa di kawasan Asia berhenti di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 19,21 poin atau 0,92 persen ke 2.064,81; indeks Hang Seng anjlok 298,07 poin atau 1,46 persen ke 20.084,07; indeks Nikkei 225 naik 0,80 poin atau 0,01 persen ke 13.015,38 dan Straits Times turun 19,03 atau 0,59 persen ke 3.114,70.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,1 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,62 miliar lembar saham. Sementara penjualan bersih tercatat sebesar Rp939,17 miliar. Tercatat sebanyak 19 saham menguat, 273 saham melemah dan 50 saham stagnan.
Seluruh sektor menekan IHSG hingga perdagangan siang ini. Sektor tertinggi yang memimpin pelemahan indeks, yakni aneka industri turun 4,69 persen diikuti properti turun 3,81.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Permata Prima Sakti Tbk (TKGA) naik Rp270 ke Rp1.470, PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) naik Rp20 ke Rp630 dan PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp90 ke Rp1.600.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melemah Rp850 menjadi Rp18.150, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.000 menjadi Rp47.550 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp200 ke Rp24.950.
Pagi tadi, IHSG dibuka anjlok 84,54 poin atau 1,83 persen ke level 4.543,45. Pelemahan IHSG dipicu koreksi signifikan yang terjadi pada Bursa Wall Street semalam.
Sementara kemarin, IHSG merosot paling dalam di Asia Pasifik, yakni 176,66 poin atau 3,68 persen ke level 4.629,99.
Indeks LQ45 siang ini berakhir merosot 27,72 poin atau 3,64 persen ke level 732,89. Sedangkan, Bursa di kawasan Asia berhenti di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 19,21 poin atau 0,92 persen ke 2.064,81; indeks Hang Seng anjlok 298,07 poin atau 1,46 persen ke 20.084,07; indeks Nikkei 225 naik 0,80 poin atau 0,01 persen ke 13.015,38 dan Straits Times turun 19,03 atau 0,59 persen ke 3.114,70.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,1 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 3,62 miliar lembar saham. Sementara penjualan bersih tercatat sebesar Rp939,17 miliar. Tercatat sebanyak 19 saham menguat, 273 saham melemah dan 50 saham stagnan.
Seluruh sektor menekan IHSG hingga perdagangan siang ini. Sektor tertinggi yang memimpin pelemahan indeks, yakni aneka industri turun 4,69 persen diikuti properti turun 3,81.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Permata Prima Sakti Tbk (TKGA) naik Rp270 ke Rp1.470, PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) naik Rp20 ke Rp630 dan PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp90 ke Rp1.600.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) melemah Rp850 menjadi Rp18.150, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.000 menjadi Rp47.550 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp200 ke Rp24.950.
(rna)
Lihat Juga :