Sesi I, IHSG terkoreksi ke level 4.500
Senin, 24 Juni 2013 - 12:02 WIB
Sesi I, IHSG terkoreksi ke level 4.500
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I hari ini belum mampu bertahan di zona hijau. Siang ini, IHSG ditutup kembali ke zona hijau, dengan terkoreksi 14,60 poin atau 0.32 persen ke level 4.500,77.
Pagi tadi, IHSG menguat 12,13 poin atau 0,27 persen ke level 4.527,50. Sementara pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup merosot tajam 114,62 poin atau 2,48 persen ke level 4.515,37.
Posisi IHSG pada khir pekan lalu anjlok 699,61 poin atau 13,42 persen dibanding posisi tertinggi yang berhasil dicetak pada 20 Mei di level 5.214,98.
Sebaliknya, indeks LQ45 siang ini berhasil ditutup naik meski tipis 0,62 poin atau 0,08 persen ke level 736,88. Bursa di kawasan Asia parkir di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 62,32 poin atau 3,01 persen ke 2.010,77; indeks Hang Seng anjlok 316,81 poin atau 1,56 persen ke 19.946,50; indeks Nikkei 225 turun 43,78 poin atau 0,35 persen ke 13.184,27 dan Straits Times turun 23,02 atau 0,74 persen ke 3.101,43.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,55 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,98 miliar lembar saham. Sementara penjualan bersih tercatat sebesar Rp246,86 miliar. Tercatat sebanyak 77 saham menguat, 176 saham melemah dan 82 saham stagnan.
Indeks sektor siang ini mayoritas negatif, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor properti, yang minus 1,86 persen. Sementara sektor yang positif adalah infrastruktur dan keuangan.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp47.850, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp25.700 dan PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp25 ke Rp4.775.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Adhi Karya Tbk (ADHI) turun Rp225 ke Rp3.575, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke Rp22.050 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp50 ke Rp6.100.
Pagi tadi, IHSG menguat 12,13 poin atau 0,27 persen ke level 4.527,50. Sementara pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup merosot tajam 114,62 poin atau 2,48 persen ke level 4.515,37.
Posisi IHSG pada khir pekan lalu anjlok 699,61 poin atau 13,42 persen dibanding posisi tertinggi yang berhasil dicetak pada 20 Mei di level 5.214,98.
Sebaliknya, indeks LQ45 siang ini berhasil ditutup naik meski tipis 0,62 poin atau 0,08 persen ke level 736,88. Bursa di kawasan Asia parkir di zona merah.
Indeks Shanghai melemah 62,32 poin atau 3,01 persen ke 2.010,77; indeks Hang Seng anjlok 316,81 poin atau 1,56 persen ke 19.946,50; indeks Nikkei 225 turun 43,78 poin atau 0,35 persen ke 13.184,27 dan Straits Times turun 23,02 atau 0,74 persen ke 3.101,43.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,55 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,98 miliar lembar saham. Sementara penjualan bersih tercatat sebesar Rp246,86 miliar. Tercatat sebanyak 77 saham menguat, 176 saham melemah dan 82 saham stagnan.
Indeks sektor siang ini mayoritas negatif, dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor properti, yang minus 1,86 persen. Sementara sektor yang positif adalah infrastruktur dan keuangan.
Saham yang bergerak menguat (top gainers), antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp150 menjadi Rp47.850, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp200 ke Rp25.700 dan PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp25 ke Rp4.775.
Sedangkan saham yang bergerak melemah (top losers), antara lain PT Adhi Karya Tbk (ADHI) turun Rp225 ke Rp3.575, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp350 ke Rp22.050 dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) turun Rp50 ke Rp6.100.
(rna)
Lihat Juga :