RI pembeli kondominium terbesar kedua di Malaysia

Sabtu, 29 Juni 2013 - 17:44 WIB
RI pembeli kondominium...
RI pembeli kondominium terbesar kedua di Malaysia
A A A
Sindonews.com - Agensi properti asal Malaysia, Eastern Link menyatakan bahwa warga negara Indonesia (WNI) merupakan pembeli properti terbesar kedua setelah Singapura untuk jenis apartemen kelas premium (kondominium) di negeri jiran tersebut.

Sales and Marketing Manager Eastern Link, Eric Hew mengatakan melalui Mah Sing Group, pengembang properti nomor lima terbesar dari Malaysia tersebut memasarkan dua produk kondominium, yaitu M City dan Icon Residence ke pasar Indonesia.

"Sejak akhir tahun lalu, pembeli dari Indonesia telah mencapai 15 persen dari seluruh penjualan unit yang khusus diberikan bagi warga negara di luar Malaysia," kata Eric dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (29/6/2013).

Khusus bagi warga negara di luar Malaysia, perusahaannya memasarkan sebanyak 40 persen dari total unit yang dijual. Pembeli terbesar pertama, yaitu Singapura dengan jumlah 40 persen, kemudian Indonesia dan diikuti negara lain, seperti China dan Taiwan.

"Pembeli Indonesia merupakan pembeli yang potensial dan loyal. Pasalnya, mereka tidak hanya membeli satu unit apartemen melainkan unit apartemen lainnya juga. Tercatat kontribusi penjualan di Indonesia untuk Icon Residence 50 juta ringgit Malaysia (RM) dan di M City 30 juta RM atas dua blok yang sudah terjual," imbuhnya.

Sebagai catatan, apartemen yang dijual oleh perusahaannya tidak terhitung murah. Untuk unit kondominium M City yang merupakan superblok 1.500 unit terdiri dari apartemen, perkantoran dan ritel ditawarkan dengan harga mulai 600 ribu RM atau setara Rp1,8 miliar untuk unit seluas 50 meter persegi. Sedangkan harga termahal 2 juta RM atau Rp6,23 miliar untuk unit berukuran 200 meter persegi.

Sedangkan, Icon Residence yang terdiri dari 290 unit kondominium setinggi 35 lantai ditawarkan mulai dari harga 800 ribu RM atau setara Rp2,49 miliar untuk ukuran 100 meter persegi. Sedangkan unit termahal dibandrol 5 juta RM atau Rp15,58 miliar dengan luas 450 meter persegi.

Kedua kondominium tersebut berlokasi di wilayah strategis yang dekat dengan transportasi masal seperti MRT, bus maupun monorel. Kedua apartemen premium ini juga dikelilingi pusat perbelanjaan, bisnis, pendidikan maupun unit kesehatan dengan skala internasional.

"Berdasarkan survei, harga yang kami tawarkan 10-20 persen lebih murah dari kondominium di wilayah strategis Jakarta, seperti Kuningan. Kami juga memiliki transportasi massal yang baik dan lingkungan yang aman," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Persiapkan Modal Anda,...
Persiapkan Modal Anda, Bakal Ada Proyek Properti Menjanjikan
Geliatkan Industri,...
Geliatkan Industri, 1.000 Properti Akan Diluncurkan Serentak di 23 Kota se-Indonesia
Perkuat Modal Ekspansi...
Perkuat Modal Ekspansi Properti, Graha Agung Kencana Gandeng Salvatore Financial
Properti Bisa Jadi Investasi...
Properti Bisa Jadi Investasi Menguntungkan
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
13 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved