Penambang belerang di Kawah Ijen diberi asuransi

Selasa, 02 Juli 2013 - 20:28 WIB
Penambang belerang di...
Penambang belerang di Kawah Ijen diberi asuransi
A A A
Sindonews.com - Sejuta potensi wisata tersimpan di Kabupaten Banyuwangi. Untuk itu, geliat pariwisata juga harus diikuti mampu menggenjot ekonomi warga sekitar.

Salah satunya, adalah geliat penambang belerang di Kawah Ijen. Profesi yang sudah berjalan sejak puluhan tahun silam hingga kini masih digeluti sejumlah warganya.

Pemkab Banyuwangi berusaha untuk menjaga agar keseimbangan alam dan para warga sekitar tetap terjaga. Setidaknya ada 260 Penambang Belerang di kawah tersebut dibekali dengan asurasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Hal itu menyusul aktivitas ini boleh dibilang menantang maut.

"Kami memaksa PT Candi Arimbi (Perusahaan pertambangn Belerang yang berorasi di kawah Ijen) untuk mengasuransikan para penambang. Jika tidak maka izin perpanjangan operasi akan kami cabut," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa (2/7/2013).

Rupanya, permintaan Pemkab Banyuwangi terealisasi. Dengan adanya asuransi ini, penambang akan semakin nyaman. Selain itu, beberapa penambang juga diberikan pelajaran singkat menjadi pemandu wisata. Termasuk, menimbulkan rasa kepemilikkan agar kawah sama-sama merawat dan mengembangkan kawasan wisata Kawah Ijen.

"Ini adalah bagian dari visi Banyuwangi mewujudkan community based tourism (pariwisata berbasis masyarakat). Kebijakan besarnya adalah mendorong interaksi antara masyarakat lokal dan wisatawan," jelas Anas.

Dengan visi tersebut, masyarakat lokal tidak hanya menjadi obyek turistik melainkan ada upaya untuk entrepreneur dan sekaligus diberdayakan dengan menjaga kearifan lokal.

Untuk mengembangkan kawasan Kawah Ijen, Pemkab Banyuwangi mengalokasikan dana Rp4 miliar yang antara lain digunakan untuk penyediaan air bersih dan fasilitas listrik. Akses jalan menuju kawasan wisata tersebut juga telah diperbaiki.

"Masyarakat lokal juga akan dilatih membuat kerajinan/suvenir, memasak kuliner khas lokal untuk dijual, menyediakan kamar untuk tempat menginap, mengajarkan budaya dan kearifan lokal, sekaligus belajar pada wisatawan tentang hal-hal baru. Bahkan hotel-hotel baru di Banyuwangi kami wajibkan membuka ruang bagi masyarakat lokal untuk memasok kebutuhan alat mandi hingga bumbu masak," paparnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Faisal Basri Ungkap...
Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun
IATA Makin Cemerlang,...
IATA Makin Cemerlang, Pertambangan Salah Satu Bisnis Inti MNC Group
Petrosea Raih Kontrak...
Petrosea Raih Kontrak Mining Services Agreement Senilai Rp2,7 Triliun
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
59 menit yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
1 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved