Level terendah IHSG tahun ini kembali tercipta
Kamis, 22 Agustus 2013 - 16:00 WIB
Level terendah IHSG tahun ini kembali tercipta
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari keempat pekan ini ditutup merosot 47,04 poin atau 1,11 persen ke level 4.171,41.
Posisi ini lebih rendah dibanding penutupan pada Selasa (20/8/2013), yang berada di posisi 4.174,98. Padahal kemarin, IHSG berhasil balik arah (rebound), dengan ditutup naik 43,47 poin atau 1,04 persen ke level 4.218,45.
Pagi tadi, IHSG dibuka langsung terkoreksi 66,68 poin atau 1,58 persen ke level 4.151,77 dan sesi siang jatuh lebih dalam sebesar 96,08 poin atau 2,28 persen ke level 4.122,37.
Level intraday tertinggi IHSG berada di 4.192,18, sedangkan terendah di level 4.107,65. Indeks LQ45 sore ini berakhir melemah 6,66 poin atau 0,96 persen ke level 689,50. Adapun, Bursa kawasan Asia mendarat di zona merah.
Indeks Hang Seng naik 77,67 poin atau 0,36 persen ke 21.895,40; Nikkei 225 turun 59,16 poin atau 0,44 persen ke 13.365,17 dan Straits Times turun 14,67 atau 0,47 persen ke 3.094,27.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,62 triliun dan volume perdagangan 7,73 16miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing mencapai Rp968,53 miliar. Tercatat 85 saham menguat, 223 saham melemah dan 58 saham stagnan.
Sektor saham hampir seluruhnya negatif, dengan penurunan terbesar terjadi pada sektor properti yang anjlok 5,78 persen, diikuti industri dasar yang turun 3,42 persen. Sedangkan yang menguat adalh sektor tambang yang melesat 7,09 persen dan kebun melonjak 5,89 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp2.500 ke level Rp29.850, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menguat Rp1.800 ke level Rp12.000 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menguat Rp150 ke level Rp5.200.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah Rp300 ke level Rp6.450, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp2.700 ke Rp67.250 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp350 ke level Rp37.150.
Posisi ini lebih rendah dibanding penutupan pada Selasa (20/8/2013), yang berada di posisi 4.174,98. Padahal kemarin, IHSG berhasil balik arah (rebound), dengan ditutup naik 43,47 poin atau 1,04 persen ke level 4.218,45.
Pagi tadi, IHSG dibuka langsung terkoreksi 66,68 poin atau 1,58 persen ke level 4.151,77 dan sesi siang jatuh lebih dalam sebesar 96,08 poin atau 2,28 persen ke level 4.122,37.
Level intraday tertinggi IHSG berada di 4.192,18, sedangkan terendah di level 4.107,65. Indeks LQ45 sore ini berakhir melemah 6,66 poin atau 0,96 persen ke level 689,50. Adapun, Bursa kawasan Asia mendarat di zona merah.
Indeks Hang Seng naik 77,67 poin atau 0,36 persen ke 21.895,40; Nikkei 225 turun 59,16 poin atau 0,44 persen ke 13.365,17 dan Straits Times turun 14,67 atau 0,47 persen ke 3.094,27.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp6,62 triliun dan volume perdagangan 7,73 16miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing mencapai Rp968,53 miliar. Tercatat 85 saham menguat, 223 saham melemah dan 58 saham stagnan.
Sektor saham hampir seluruhnya negatif, dengan penurunan terbesar terjadi pada sektor properti yang anjlok 5,78 persen, diikuti industri dasar yang turun 3,42 persen. Sedangkan yang menguat adalh sektor tambang yang melesat 7,09 persen dan kebun melonjak 5,89 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp2.500 ke level Rp29.850, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menguat Rp1.800 ke level Rp12.000 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menguat Rp150 ke level Rp5.200.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah Rp300 ke level Rp6.450, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp2.700 ke Rp67.250 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp350 ke level Rp37.150.
(rna)
Lihat Juga :