Acuan KLH wajar, Apindo siap sesuaikan UMP

Sabtu, 24 Agustus 2013 - 15:55 WIB
Acuan KLH wajar, Apindo...
Acuan KLH wajar, Apindo siap sesuaikan UMP
A A A
Sindonews.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Anton Supit mengatakan, terkait rencana pemerintah menyesuaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) mengikuti Kualitas Hidup Layak (KHL), pihaknya akan mengikuti selama KHL tersebut wajar.

Bahkan dia menyebut sebelum pemerintah mengeluarkan paket stimulus tersebut, pihaknya telah mengikuti acuan KHL yang telah dikeluarkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans).

"Artinya, kita sepakat bicara dalam koridor hukum. Itu KHL yang sekarang diatur oleh Menakertrans yang 60 item. Sepanjang berpikir seperti itu dan memang wajar saya kira, kita harus mengikuti," ujar Anton di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (24/8/2013).

Walaupun begitu, Anton menyebut UMP hanya merupakan safety net (jaring pengaman) untuk tenaga kerja atau buruh yang baru satu tahun bekerja.

"Setelah satu tahun lebih dilanjutkan dengan upah negosiasi antara buruh dan pengusaha. Jadi, buruh mau naik gaji berapa silakan," lanjut Anton.

Tetapi Anton berharap, penetapan UMP berdasarkan KHL yang ada di dalam paket stimulus ini tidak semata-mata diambil karena pemerintah mendapatkan tekanan dari pihak ketiga seperti serikat-serikat dan asosiasi-asosiasi buruh.

"Jangan sampai diambil lantaran ada sweeping karena pemerintah didemo besar-besaran. Dalam kondisi negara seperti ini, semestinya cara-cara seperti itu harus dikesampingkan," kata Anton.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cemas dengan Kabar Aturan...
Cemas dengan Kabar Aturan Kenaikan Upah Baru, Apindo Beberkan Potensi Bahayanya
Pengusaha Nilai Tuntutan...
Pengusaha Nilai Tuntutan Kenaikan Upah Buruh Minimum 13% Tak Rasional
Buruh Ngotot Minta UMK...
Buruh Ngotot Minta UMK Naik 25 Persen, Apindo Kota Cimahi: Kondisinya Berat
Ingin Gaji Buruh Naik,...
Ingin Gaji Buruh Naik, Pengusaha Sebut Kuncinya seperti Tahun 1994/1995
Pengusaha Minta Kepgub...
Pengusaha Minta Kepgub UMK 2022 Dicabut, Ini Tanggapan Buruh
Buruh Tuntut UMP 2025...
Buruh Tuntut UMP 2025 Naik 8-10%, Begini Respons Pengusaha
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
17 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
Inggris-Prancis Siap...
Inggris-Prancis Siap Pimpin Koalisi Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved