Pernyataan John Kerry buat Wall Street terkoreksi

Selasa, 27 Agustus 2013 - 08:27 WIB
Pernyataan John Kerry...
Pernyataan John Kerry buat Wall Street terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat ditutup terkoreksi setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry menyatakan Suriah menggunakan senjata kimia pemusnah massal.

Kerry mengatakan bahwa pekan lalu, fakta membuktikan terjadi serangan kimia mematikan di Suriah. Kerry juga menuduh pemerintah Suriah mencoba untuk menutupinya, sehingga mendorong pemerintah AS meresponnya dengan tindakan militer.

Akibat pernyataan itu, indeks utama di Bursa AS berbalik negatif pada satu jam terakhir perdagangan, padahal indeks sempat menguat menyusul turunnya data barang manufaktur tahan lama, yang mengurangi kekhawatiran investor terhadap rencana pengurangan stimulus ekonomi oleh The Fed.

"Perubahan haluan (saham) mungkin merupakan reaksi terhadap komentar John Kerry. Kami melihat tanda-tanda eskalasi dan kekhawatiran geopolitik," kata Chief Market Economist Rockwell Global Capital Peter Cardillo seperti dilansir Reuters, Selasa (27/8/2013).

Perdagangan terakhir, indeks Dow Jones ditutup turun 64,05 poin atau 0,43 persen ke 14.946,46; indeks S&P 500 turun 6,72 poin atau 0,40 persen ke 1.656,78 dan Nasdaq turun 0,22 poin atau 0,01 persen ke 3.657,57.

Volume perdagangan tercatat ringan hanya sekitar 4 miliar diperdagangakan di New York Stock Exchange, NYSE MKT dan Nasdaq. Angka tersebut di bawah rata-rata harian sepanjang tahun ini sebanyak 6,31 miliar lembar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
1 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Harga Eceran Tertinggi...
Harga Eceran Tertinggi MinyaKita Berpotensi Naik, Begini Kata Mendag Budi
2 jam yang lalu
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
3 jam yang lalu
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved