Rupiah ditutup terpuruk ke Rp11.337/USD
Selasa, 27 Agustus 2013 - 16:14 WIB
Rupiah ditutup terpuruk ke Rp11.337/USD
A
A
A
Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini kembali berbalik negatif setelah kemarin sempat menguat. Pelemahan rupiah seiring dengan amblesnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level terburuk terbaru sepanjang tahun ini.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Selasa (27/8/2013) berada di level Rp10.883/USD, melemah sebesar 42 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.841/USD.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.00 WIB, kurs rupiah berada di Rp11.254/USD. Sementara sore ini di Rp11.337/USD, anjlok 489 poin dibanding hari sebelumnya di Rp10.848/USD.
Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik berada di Rp10.845 per USD, dengan kisaran Rp10.925/USD, melemah 70 poin dibanding hari Senin (26/8/2013) di Rp10.775/USD.
Adapun data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp10.848/USD, melemah dibanding awal pekan ini di Rp10.778/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, gerak rupiah hari ini mengalami tekanan selain dari kebijakan stimulus The Fed, juga melemahnya IHSG pada perdagangan sore ini.
Sementara meski Bank Indonesia menjaga nilai tukar rupiah agar bergerak sesuai fundamentalnya, namun permintaan dolar oleh korporasi yang masih tinggi menjadi salah satu sentimen dolar terus menguat.
"Dan ini memberi tekanan terhadap mata uang rupiah," kata dia.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Selasa (27/8/2013) berada di level Rp10.883/USD, melemah sebesar 42 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.841/USD.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.00 WIB, kurs rupiah berada di Rp11.254/USD. Sementara sore ini di Rp11.337/USD, anjlok 489 poin dibanding hari sebelumnya di Rp10.848/USD.
Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik berada di Rp10.845 per USD, dengan kisaran Rp10.925/USD, melemah 70 poin dibanding hari Senin (26/8/2013) di Rp10.775/USD.
Adapun data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp10.848/USD, melemah dibanding awal pekan ini di Rp10.778/USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, gerak rupiah hari ini mengalami tekanan selain dari kebijakan stimulus The Fed, juga melemahnya IHSG pada perdagangan sore ini.
Sementara meski Bank Indonesia menjaga nilai tukar rupiah agar bergerak sesuai fundamentalnya, namun permintaan dolar oleh korporasi yang masih tinggi menjadi salah satu sentimen dolar terus menguat.
"Dan ini memberi tekanan terhadap mata uang rupiah," kata dia.
(rna)