Pengembang minta biaya perizinan perumahan dipangkas

Kamis, 29 Agustus 2013 - 14:17 WIB
Pengembang minta biaya...
Pengembang minta biaya perizinan perumahan dipangkas
A A A
Sindonews.com - Pengembang perumahan di Indonesia menutut pemerintah memangkas biaya pengurusan izin pembangunan perumahan, untuk meminimalisir tingginya harga rumah.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Seluruh Indonesia (Appersi), Ferry Sandiana mengatakan, di tengah dorongan kenaikan harga tanah dan bahan baku perumahan, pemerintah semestinya memangkas biaya perizinan perumahan agar harga rumah tidak naik signifikan.

"Saat ini, pengurusan izin perumahan berkontribusi sekitar 20 persen terhadap total biaya investasi," jelas Ferry di Bandung, Kamis (29/8/2013).

Menurutnya, biaya perizinan selama ini dibebankan kepada masyarakat dengan menaikkan harga rumah. Sementara, pemerintah menuntut pengembang agar mempercepat pembuatan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sedangkan kemampuan mereka membeli rumah sangat terbatas.

"Biaya perizinan untuk rumah elit dan rumah sederhana (MBR) sama. Harusnya di bedakan. Kan perumahan MBR untuk masyarakat kurang mampu," kata Ferry.

Dia mengatakan, penurunan biaya perizinan akan sangat membantu menekan harga rumah MBR. Apalagi, lanjut dia, saat ini pengembang di bayang bayangi potensi kenaikan harga perumahan pasca kenaikan harga BBM bersubsidi dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). Komponen yang saat ini mulai naik yaitu besi beton, termasuk harga tanah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
10 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
9 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Biaya Perang Pakistan-India...
Biaya Perang Pakistan-India selama 4 Pekan, Siapa Paling Boncos?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved