Meski BI rate direspon positif, Menkeu tetap waspada

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 09:23 WIB
Meski BI rate direspon...
Meski BI rate direspon positif, Menkeu tetap waspada
A A A
Sindonews.com - Naiknya tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI rate) sebesar 50 basis poin menjadi 7 persen dari sebelumnya 6,5 persen disebut Menteri Keuangan M Chatib Basri sudah ditunggu oleh pasar.

Dia menyebut hal ini sejalan dengan pengendalian current account deficit, dimana pertumbuhan harus sedikit diperlambat agar defisit tidak makin melebar.

"Ini sebetulnya konsisten dengan upaya pengendalian current account deficit karena growth-nya harus agak diperlambat," ujar Chatib di Gedung DPR, Kamis (29/8/2013) malam.

Chatib juga memperhatikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin yang menguat 1,92 persen ke level 4.103,59 pasca pengumuman kenaikan BI rate tersebut.

"Terus kemudian rupiahnya hari ini (kemarin) juga ditutup lebih baik dan ini karena ada ekspektasi dari pengumuman BI rate itu," sambung Chatib.

Pada perdangan kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) ditutup pada level Rp10.936/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sore kemarin mengalami rebound di level Rp10.935/USD. Sedangkan data yahoofinance, mencatat mata uang domestik berada di Rp10.935 per USD.

Walaupun mengaku cukup puas dengan naiknya BI rate, Chatib tetap merasa perlu mengawasi situasi perekonomian selama beberapa hari mendatang.

"Saya kira respon pasar bagus, tetapi terlalu cepat untuk bilang bahwa kita nggak perlu waspada. Kita akan tetap waspada," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKB Diteken, BI dan...
SKB Diteken, BI dan Kemenkeu Sepakat Berbagi Beban Utang
Sri Mulyani: Hubungan...
Sri Mulyani: Hubungan Kemenkeu dan BI Esensi Penting Jaga Ekonomi RI
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
BI, Kemenkeu, OJK, dan...
BI, Kemenkeu, OJK, dan LPS Keroyokan Bangun Pasar Keuangan
Duet BI-Kemenkeu Berbagi...
Duet BI-Kemenkeu Berbagi Beban hanya Berlaku Tahun Ini
Rupiah Melemah, Sri...
Rupiah Melemah, Sri Mulyani Bantu BI Jaga Stabilitas Pasar Mata Uang
Berita Terkini
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
18 menit yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
25 menit yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
42 menit yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
2 jam yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved