Gubernur Sulsel upayakan pinjaman PIP Rp2,5 T

Selasa, 10 September 2013 - 18:01 WIB
Gubernur Sulsel upayakan...
Gubernur Sulsel upayakan pinjaman PIP Rp2,5 T
A A A
Sindonews.com - Untuk mendukung pembangunan sejumlah infrstruktur, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mendorong pinjaman dana dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebesar Rp2,5 triliun.

“Saya akan membicarakan ini kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel. Jika ini disetujui maka harus secepatnya didorong ke pusat," ujarnya seusai menghadiri dies natalis Unhas ke 52 di Baruga AP Pettarani, Selasa (10/9/2013).

Meski jumlah ini terbilang kecil dibanding kebutuhan Sulsel yang total membutuhkan Rp44 triliun untuk mendanai proyek pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan oleh Pemprov Sulsel, namun angka Rp2,5 triliun tersebut adalah besaran kuota Sulsel dari pusat.

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun sarana-sarana yang akan menunjang pertumbuhan ekonomi seperti sarana jalan dan jembatan. Hal tersebut untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat Sulsel serta akan berdampak pada penambahan asset. Selain itu dengan jalan dan jembatan yang lebih baik, akan mengundang investor lokal maupun luar negeri.

Selain itu, Pemprov Sulsel juga masih membutuhkan dana segar untuk irigasi. Dia berjanji, bidang irigasi, akan diperbaiki setelah perbaikan jalan dan jembatan, termasuk perbaikan penambahan industri, sebab Sulsel sebagai daerah stok pangan.

Sementara, terkait dengan strategi pembayaran pinjaman tersebut, orang nomor satu di Sulsel tersebut mengatakan, akan mengacu pada aturan dan tidak akan mengganggu likuiditas APBD Sulsel.

Syahrul menyebutkan, pinjaman Rp2,5 triliun tidak masalah jika dibandingkan dengan akselerasi yang ditimbulkan kedepannya. Karena itu dia berharap agar semua pihak, termasuk anggota DPRD Sulsel, untuk melakukan pertimbangan, sehingga kedepannya akan menjadi lebih baik.

Selain usulan Gubernur tentang penambahan pinjaman Rp2,5 triliun, sebelumnya Sulsel telah mendapatkan pinjaman PIP Rp500 miliar. Sayangnya hingga saat ini dana tersebut belum juga digunakan yang mengakibatkan perlambatan pembangunan infrastruktur di Sulsel. Bahkan sampai akhir tahun 2013, dinas Bina Marga hanya menargetkan realisasi fisik hingga 60 persen saja.

Menanggapi hal tersebut, Mantan bupati Gowa ini menjelaskan jika dana pinjaman tersebut dikendalikan oleh pemerintah pusat sehingga penggunaannya tidak boleh salah. "Dana peminjaman tersebut sangat ketat, sehingga tidak boleh asal saja digunakan," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi...
Bangkitkan Ekonomi Sulawesi Utara, Mas Menteri Bawa 3G
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Olly Optimistis Ekonomi...
Olly Optimistis Ekonomi Sulawesi Utara Tumbuh 6% di 2021
1.550 Bumdes di Sulawesi...
1.550 Bumdes di Sulawesi Tengah Didorong Jadi Penggerak Ekonomi
BPS: Jawa dan Sulawesi...
BPS: Jawa dan Sulawesi Tumbuh di Atas Ekonomi Nasional
BPS Umumkan Perkembangan...
BPS Umumkan Perkembangan Ekspor-Impor Sulawesi Utara Januari 2021
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
6 jam yang lalu
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
6 jam yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
7 jam yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
7 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
7 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved