Hingga September, WIKA raih kontrak baru Rp11,1 T
Rabu, 11 September 2013 - 19:41 WIB
Hingga September, WIKA raih kontrak baru Rp11,1 T
A
A
A
Sindonews.com – Emiten konstruksi dan investasi, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) hingga minggu pertama September 2013 kemarin berhasil memperoleh kontrak baru sebesar Rp11,1 triliun.
Sekretaris Perusahaan WIKA, Natal Argawan mengatakan perseroannya optimis dapat mencapai target kinerjanya hingga penghujung tahun 2013 ini. “Hal ini terlihat dari pencapaian kontrak baru hingga minggu pertama September 2013 mencapai Rp11,1 triliun atau 53,47 persen dari target kontrak baru 2013 sebesar Rp20,76 triliun,” kata Natal dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Lebih lanjut Natal menjelaskan, beberapa proyek yang telah diperoleh perseroan hingga Agustus 2013 antara lain Proyek EPC pembangunan Stasiun Kompresi Gas (SKG) Rantau Panjang dan Pangkalan Brandan senilai Rp413 miliar, Proyek EPC ESF Nom Crucible MOP PP Antam sebesar Rp310 miliar, Proyek pembangunan PLTU Cilacap 660 Megawatt sekitar Rp193 miliar, Proyek Design dan Build Gedung Parkir Bandara Sepinggan sebesar Rp167 miliar, selain itu Pembangunan jalur RTGC perkuatan dan peninggian jalan Tanjung Priok Rp101,59.
Perseroan juga berhasil memperoleh kontrak Proyek MRT Underground CP 104-105 senilia Rp294,53 miliar, Proyek EPCC of New Condensate and Diesel Tanks British Petroleum Ltd. (BP) Rp382 miliar, Perluasan Gedung Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta Rp1,79 triliun, Pembangunan University Hospital di Universitas Indonesia Rp539,26 miliar, Proyek Apartemen Balai Hinggil Surabaya Rp267 miliar dan Apartemen Dharma Husada Rp259 miliar.
Sebelumnya, Direktur Utama Wijaya karya, Bintang Perbowo menyatakan hingga akhir tahun ini perseroan optimis memperoleh laba bersih sebesar Rp555 miliar. Hal tersebut berdasarkan kontrak yang diperoleh, termasuk kontrak carry over dari 2012 dengan total target nilai kontrak sebesar Rp38,87 triliun. Untuk target penjualan (diluar proyek kerjasama) sebesar Rp11,86 triliun.
Sekretaris Perusahaan WIKA, Natal Argawan mengatakan perseroannya optimis dapat mencapai target kinerjanya hingga penghujung tahun 2013 ini. “Hal ini terlihat dari pencapaian kontrak baru hingga minggu pertama September 2013 mencapai Rp11,1 triliun atau 53,47 persen dari target kontrak baru 2013 sebesar Rp20,76 triliun,” kata Natal dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Rabu (11/9/2013).
Lebih lanjut Natal menjelaskan, beberapa proyek yang telah diperoleh perseroan hingga Agustus 2013 antara lain Proyek EPC pembangunan Stasiun Kompresi Gas (SKG) Rantau Panjang dan Pangkalan Brandan senilai Rp413 miliar, Proyek EPC ESF Nom Crucible MOP PP Antam sebesar Rp310 miliar, Proyek pembangunan PLTU Cilacap 660 Megawatt sekitar Rp193 miliar, Proyek Design dan Build Gedung Parkir Bandara Sepinggan sebesar Rp167 miliar, selain itu Pembangunan jalur RTGC perkuatan dan peninggian jalan Tanjung Priok Rp101,59.
Perseroan juga berhasil memperoleh kontrak Proyek MRT Underground CP 104-105 senilia Rp294,53 miliar, Proyek EPCC of New Condensate and Diesel Tanks British Petroleum Ltd. (BP) Rp382 miliar, Perluasan Gedung Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta Rp1,79 triliun, Pembangunan University Hospital di Universitas Indonesia Rp539,26 miliar, Proyek Apartemen Balai Hinggil Surabaya Rp267 miliar dan Apartemen Dharma Husada Rp259 miliar.
Sebelumnya, Direktur Utama Wijaya karya, Bintang Perbowo menyatakan hingga akhir tahun ini perseroan optimis memperoleh laba bersih sebesar Rp555 miliar. Hal tersebut berdasarkan kontrak yang diperoleh, termasuk kontrak carry over dari 2012 dengan total target nilai kontrak sebesar Rp38,87 triliun. Untuk target penjualan (diluar proyek kerjasama) sebesar Rp11,86 triliun.
(gpr)
Lihat Juga :