Pefindo turunkan peringkat Antam

Kamis, 12 September 2013 - 14:15 WIB
Pefindo turunkan peringkat...
Pefindo turunkan peringkat Antam
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Penawaran Umum berkelanjutan (PUB) Obligasi I/2011 sebesar maksimum Rp4 triliun menjadi idAA- dari idAA.

Analis Pefindo Yogie Perdana mengatakan, diturunkannya peringkat perusahaan dan obligasi perusahaan tambang pelat merah tersebut didorong terkoreksinya harga nikel, sehingga mengganggu arus kas perseroan.

"Kami mempertahankan prospek Antam di negatif untuk mengnatisipasi larangan eskpor bijih mineral oleh pemerintah Indonesia pada 2014. Pasalnya, sekitar sepertiga pendapatan Antam dikontribusi dari ekspor bijih," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/9/2013).

Adapun peringkat Pefindo kepada perseroan mencerminkan sumber daya produk utama yang besar dan kualitas yang baik, kegiatan operasional yang terintegrasi secara vertikal dan diversifikasi produk yang baik.

Kendati demikian, peringkat itu dibatasi penurunan marjin akibat fluktuasi harga komoditas dan struktur permodalan yang agresif ke depannya untuk membiayai proyek di bisnis hilir.

Adapun tambang Antam menghasilkan bijih nikel dan feronikel (FeNi), emas, bauksit dan batu bara. Saat ini, Antam dalam proses menuntaskan proyek ekspansi pabrik pengolahan FeNi.

Sementara lokasi kegiatan oeprasional perusahaan berada di Sulawesi Tenggara dan Halmahera untuk tambang nikel dengan tiga pabrik pengolahan feronikel di Pomalaa (Sulawesi Tenggra), Pongkor (Jawa Barat) dan Cibaliung (Banten) untuk tambang emas dan pabriknya.

Sedangkan Tayan (Kalimantan) untuk tambang bauksit dan Sarolangun (Jambi) untuk tambang batu bara guna mendukung pembangkit listrik perusahaan. Pada akhir semeser I tahun ini, 65 saham perseroan dimiliki pemerintah Indonesia dan sisanya 35 persen dikuasai publik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
11 menit yang lalu
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
1 jam yang lalu
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
1 jam yang lalu
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
1 jam yang lalu
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
2 jam yang lalu
Penghargaan Regional...
Penghargaan Regional Dorong Penguatan Dialog, Kepercayaan, dan Kepemimpinan di Asia Tenggara
2 jam yang lalu
Infografis
25 Negara Paling Dermawan,...
25 Negara Paling Dermawan, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved