Jika diam saja, estimasi asumsi makro akan tinggi

Senin, 16 September 2013 - 19:04 WIB
Jika diam saja, estimasi...
Jika diam saja, estimasi asumsi makro akan tinggi
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri memiliki argumentasi sendiri terhadap angka estimasi asumsi makro yang meningkat signifikan dibandingkan RAPBN 2014.

Beberapa peningkatan tersebut adalah defisit neraca pembayaran sebesar 2,02 persen pada estimasi yang meningkat dari 1,49 persen pada RAPBN 2014.

Sementara, belanja pemerintah diprediksi mengalami kenaikan dari Rp1.816,7 triliun pada RAPBN 2014 menjadi Rp1.849,8 triliun dalam estimasi baru tersebut.

begitu juga dengan subsidi energi yang mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp284,7 riliun pada RAPBN 2014 menjadi Rp328,7 triliun (naik Rp44,1 triliun).

Chatib menyebut hal tersebut adalah permintaan DPR apabila pemerintah tidak melakukan kebijakan apa-apa pada tahun depan, dan bukan dari angka sesungguhnya.

"Tetapi bukan berarti fiskal defisit akan sebesar ini. Itu hanya hitung-hitungan apabila belum ada usaha dari pemerintah," ujar Chatib di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/9/2013).

Pemerintah, lanjut Chatib tentunya akan melakukan usaha-usaha untuk menekan angka-angka tersebut. Selain itu, dia juga merasa yakin bahwa angka estimasi tersebut tidak akan terealisasi.

"Kalau pemerintah tidak melakukan apa-apa, maka angkanya seperti itu. Itu hanya merubah asumsi makro, kemudian dampaknya pada postur seperti tadi. Tapi bukan itu anggaran pemerintah. Ini perlu saya klarifikasi," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi...
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi Makro 2021
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Asumsi Makro RAPBN 2024...
Asumsi Makro RAPBN 2024 Disetujui Banggar DPR, Intip Rinciannya
Asumsi Makro RAPBN 2026...
Asumsi Makro RAPBN 2026 Disepakati, Ini Arah Ekonomi Prabowo Tahun Depan
Perubahan Asumsi Makro...
Perubahan Asumsi Makro 2022 Disepakati, Rupiah Dipatok Rp14.800/USD
Kurs Rupiah dalam RAPBN...
Kurs Rupiah dalam RAPBN 2025 Dipatok Rp16.100 per Dolar AS
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
23 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
41 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved