Terkena tekanan jual, IHSG berakhir terkoreksi
Selasa, 17 September 2013 - 16:07 WIB
Terkena tekanan jual, IHSG berakhir terkoreksi
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari kedua pekan ini berakhir terkoreksi tipis 4,62 poin atau 0,10 persen ke level 4.517,62 akibat tekanan jual investor asing.
Pagi tadi, IHSG dibuka turun 11,82 poin atau 0,26 persen ke level 4.510,42 seiring melemahnya mayoritas Bursa di kawasan regional. Pelemahan berlanjut di akhir sesi I, dimana IHSG meninggalkan level 4.500 dan parkir di level 4,494,85.
Padahal kemarin, IHSG ditutup menguat 146,70 poin atau 3,35 persen ke level 4.522,24. Adapun Bursa kawasan Asia sore ini mayoritas berakhir di zona merah.
Indeks Shanghai turun 45,84 poin atau 2,05 persen ke 2.185,56, Hang Seng turun 71,89 poin atau 0,31 persen ke 23.180,52, Nikkei 225 turun 93,00 poin atau 0,65 persen ke level 14.311,67 dan Straits Times naik 1,76 atau 0,07 persen ke 3.181,17.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,72 triliun dan volume perdagangan 5,65 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat Rp69,41 miliar. Tercatat sebanyak 110 saham menguat, 156 melemah dan 104 saham stagnan.
Hari ini sektor yang melemah, aneka industri, konsumer dan properti. Sedangkan yang menguat, sektor agri, tambang, infrastruktur dan industri dasar.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp450 ke level Rp30.950, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp225 ke level Rp4.675 dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp200 ke level Rp8.400.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 ke level Rp43.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 ke Rp6.750 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 ke level Rp5.350.
Pagi tadi, IHSG dibuka turun 11,82 poin atau 0,26 persen ke level 4.510,42 seiring melemahnya mayoritas Bursa di kawasan regional. Pelemahan berlanjut di akhir sesi I, dimana IHSG meninggalkan level 4.500 dan parkir di level 4,494,85.
Padahal kemarin, IHSG ditutup menguat 146,70 poin atau 3,35 persen ke level 4.522,24. Adapun Bursa kawasan Asia sore ini mayoritas berakhir di zona merah.
Indeks Shanghai turun 45,84 poin atau 2,05 persen ke 2.185,56, Hang Seng turun 71,89 poin atau 0,31 persen ke 23.180,52, Nikkei 225 turun 93,00 poin atau 0,65 persen ke level 14.311,67 dan Straits Times naik 1,76 atau 0,07 persen ke 3.181,17.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,72 triliun dan volume perdagangan 5,65 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat Rp69,41 miliar. Tercatat sebanyak 110 saham menguat, 156 melemah dan 104 saham stagnan.
Hari ini sektor yang melemah, aneka industri, konsumer dan properti. Sedangkan yang menguat, sektor agri, tambang, infrastruktur dan industri dasar.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp450 ke level Rp30.950, PT XL Axiata Tbk (EXCL) naik Rp225 ke level Rp4.675 dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp200 ke level Rp8.400.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 ke level Rp43.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 ke Rp6.750 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 ke level Rp5.350.
(rna)
Lihat Juga :