Diserang profit taking, IHSG ditutup anjlok 1,2%
Rabu, 18 September 2013 - 16:05 WIB
Diserang profit taking, IHSG ditutup anjlok 1,2%
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sore ini ditutup anjlok 54,37 poin atau 1,20 persen ke level 4.463,25 karena diserang aksi ambil untung (profit taking) jelang pengumuman stimulus The Fed.
Pagi tadi, IHSG dibuka minus 16,69 poin atau 0,37 persen ke level 4.500,93 dan pada akhir sesi I kembali melemah 28,51 poin atau 0,63 persen ke level 4.489,11akibat aksi jual asing. Pelemahan ini melanjutkan koreksi yang terjadi kemarin, dimana IHSG melemah tipis 4,62 poin atau 0,10 persen ke level 4.517,62.
Adapun Bursa kawasan Asia sore ini variatif. Indeks Shanghai naik 6,29 poin atau 0,29 persen ke 2.191,85, Hang Seng turun 63,07 poin atau 0,27 persen ke 23.117,45, Nikkei 225 naik 193,69 poin atau 1,35 persen ke level 14.505,36 dan Straits Times naik 18,65 atau 0,57 persen ke 3.199,04.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,1 triliun dan volume perdagangan 5,18 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat Rp368,76 miliar. Tercatat sebanyak 116 saham menguat, 149 melemah dan 91 saham stagnan.
Sore ini mayoritas sektor melemah, yakni infrastruktur, industri dasar, properti dan konsumer. Sedangkan yang menguat adalah sektor aneka industri, agri dan tambang.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke level Rp31.100, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp400 ke level Rp7.550 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp350 ke level Rp3.900.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp3.250 ke level Rp39.750, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp75 ke Rp4.600 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp175 ke level Rp4.225.
Pagi tadi, IHSG dibuka minus 16,69 poin atau 0,37 persen ke level 4.500,93 dan pada akhir sesi I kembali melemah 28,51 poin atau 0,63 persen ke level 4.489,11akibat aksi jual asing. Pelemahan ini melanjutkan koreksi yang terjadi kemarin, dimana IHSG melemah tipis 4,62 poin atau 0,10 persen ke level 4.517,62.
Adapun Bursa kawasan Asia sore ini variatif. Indeks Shanghai naik 6,29 poin atau 0,29 persen ke 2.191,85, Hang Seng turun 63,07 poin atau 0,27 persen ke 23.117,45, Nikkei 225 naik 193,69 poin atau 1,35 persen ke level 14.505,36 dan Straits Times naik 18,65 atau 0,57 persen ke 3.199,04.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp17,1 triliun dan volume perdagangan 5,18 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat Rp368,76 miliar. Tercatat sebanyak 116 saham menguat, 149 melemah dan 91 saham stagnan.
Sore ini mayoritas sektor melemah, yakni infrastruktur, industri dasar, properti dan konsumer. Sedangkan yang menguat adalah sektor aneka industri, agri dan tambang.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke level Rp31.100, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp400 ke level Rp7.550 dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) naik Rp350 ke level Rp3.900.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp3.250 ke level Rp39.750, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp75 ke Rp4.600 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp175 ke level Rp4.225.
(rna)
Lihat Juga :