Tertekan aksi jual, IHSG tergelincir ke 4.533,43
Senin, 23 September 2013 - 12:05 WIB
Tertekan aksi jual, IHSG tergelincir ke 4.533,43
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I awal pekan ini ditutup melemah 50,40 poin atau 1,1 persen ke level 4.533,43 karena tertekan aksi jual oleh investor asing.
Pagi tadi, IHSG dibuka kembali terkoreksi 67,09 poin atau 1,46 persen ke level 4.516,74 didorong tekanan jual dan sentimen negatif dari terkoreksinya Wall Street pada akhir pekan lalu. Pelemahan ini melanjutkan akhir pekan lalu, dimana IHSG hari itu melemah 86,91 poin atau 1,86 persen ke level 4.583,83
Adapun Bursa kawasan Asia siang ini mayoritas masih parkir di zona merah. Indeks Shanghai naik 17,32 poin atau 0,79 persen ke 2.209,17, Kospi naik 2,25 poin atau 0,13 persen ke level 2.008,45 dan Straits Times turun 23,31 atau 0,72 persen ke 3.214,07.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,04 triliun dan volume perdagangan 2,23 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp96,70 miliar. Tercatat sebanyak 62 saham menguat, 174 melemah dan 81 saham stagnan.
Siang ini, hampir semua sektor melemah, dengan koreksi terdalam dipimpin sektor properti yang turun 2,40 persen. Sedangkan yang menguat hanya sektor industri dasar, yang naik 0,46 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bayan REsources Tbk (BYAN) naik Rp300 ke level Rp8.500, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik Rp50 ke level Rp5.850 dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp175 ke level Rp3.725.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.050 ke level Rp38.750, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp25 ke Rp4.300 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 ke level Rp6.750.
Pagi tadi, IHSG dibuka kembali terkoreksi 67,09 poin atau 1,46 persen ke level 4.516,74 didorong tekanan jual dan sentimen negatif dari terkoreksinya Wall Street pada akhir pekan lalu. Pelemahan ini melanjutkan akhir pekan lalu, dimana IHSG hari itu melemah 86,91 poin atau 1,86 persen ke level 4.583,83
Adapun Bursa kawasan Asia siang ini mayoritas masih parkir di zona merah. Indeks Shanghai naik 17,32 poin atau 0,79 persen ke 2.209,17, Kospi naik 2,25 poin atau 0,13 persen ke level 2.008,45 dan Straits Times turun 23,31 atau 0,72 persen ke 3.214,07.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,04 triliun dan volume perdagangan 2,23 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp96,70 miliar. Tercatat sebanyak 62 saham menguat, 174 melemah dan 81 saham stagnan.
Siang ini, hampir semua sektor melemah, dengan koreksi terdalam dipimpin sektor properti yang turun 2,40 persen. Sedangkan yang menguat hanya sektor industri dasar, yang naik 0,46 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Bayan REsources Tbk (BYAN) naik Rp300 ke level Rp8.500, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik Rp50 ke level Rp5.850 dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp175 ke level Rp3.725.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.050 ke level Rp38.750, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp25 ke Rp4.300 dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 ke level Rp6.750.
(rna)
Lihat Juga :