Chandra Asri bidik dana rights issue USD130 juta

Senin, 30 September 2013 - 10:35 WIB
Chandra Asri bidik dana...
Chandra Asri bidik dana rights issue USD130 juta
A A A
Sindonews.com - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) secara resmi telah mengajukan pendaftaran Penawaran Umum Terbatas I (PUT I/rights issue) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 27 September 2013.

"Perseroan berencana menerbitkan saham baru sebanyak 220.766.142 saham atau sebesar 7,20 persen dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh oleh pemegang saham perseroan," ujar Presiden Direktur TPIA Erwin Ciputra dalam keterangan yang diterima Sindonews, Senin (30/9/2013).

Mekanisme pelaksanaan PUT I ini, setiap pemegang 500 saham lama memiliki hak 36 HMETD. Setiap satu HMETD memiliki hak untuk membeli satu saham baru perseroan dengan harga pelaksanaan Rp6.750 setiap saham.

Sementara, lanjut dia, nilai nominal saham baru pada PUT I ini sebesar Rp1.000/saham. Dengan demikian, total dana yang akan diperoleh perseroan pada PUT I ini sebesar USD130 juta seetara Rp1,5 triliun.

Erwin menerangkan, pemegang saham mayoritas perseroan, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan SCG Chemicals. Co. Ltd. sepenuhnya mendukung upaya penambahan modal melalui PUT I CAP demi rencana pertumbuhan perseroan.

Magna Resources Corporation Pte., Ltd, pemegang saham mayoritas BRPT, akan bertindak sebagai pembeli siaga atas seluruh sisa saham baru yang tidak diambil (exercised) haknya oleh para pemegang saham perseroan.

Adapun, seluruh dana yang diperoleh pada PUT I tersebut akan digunakan untuk mendukung pendanaan proyek peningkatan kapasitas produksi naphtha cracker perseroan dan injeksi modal dalam rangka partisipasi joint venture untuk membangun pabrik synthetic butadiene rubber baru.

"Peningkatan kapasitas produksi bahan baku petrokimia tersebut akan meningkatkan produksi berbagai produk petrokimia perseroan, seperti ethylene, propylene, py-gas, mixed C4 serta berbagai produk turunan lainnya," tandasnya.

Rencana PUT I ini akan menunggu pernyataan efektif dari OJK dan persetujuan dari pemegang saham Perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang akan dilaksanakan pada akhir Oktober 2013.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Chandra Asri dan Glencore...
Chandra Asri dan Glencore Resmi Kuasai Kilang Shell Singapura Senilai Rp4,2 Triliun
DBS Gelontorkan Pembiayaan...
DBS Gelontorkan Pembiayaan Rp2,9 Triliun ke Chandra Asri
Danantara dan INA Bidik...
Danantara dan INA Bidik Proyek Milik Chandra Asri Senilai Rp13 Triliun
Ini Catatan Kinerja...
Ini Catatan Kinerja Chandra Asri Sepanjang Kuartal III-2023
Dipecat dari Kadin,...
Dipecat dari Kadin, Ini Tiga Tersangka yang Lakukan Pemalakan di Cirebon
Chandra Asri Raih Fasilitas...
Chandra Asri Raih Fasilitas Balloon Payment Rp3,5 Triliun dari BNI
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved