Ditekan aksi jual, IHSG anjlok 2,43%
Senin, 30 September 2013 - 16:03 WIB
Ditekan aksi jual, IHSG anjlok 2,43%
A
A
A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari pertama pekan ini atau hari terakhir bulan September ditutup di zona merah. IHSG anjlok 107,54 poin atau 2,43 persen ke level 4.316,18 ditekan aksi jual investor asing.
Pagi tadi, IHSG dibuka tergelincir 49,05 poin atau 1,11 persen ke level 4.374,67 dan pada akhir sesi I merosot 70,51 poin atau 1,59 persen ke level 4.353,21.
Padahal, IHSG pada Jumat (27/9/2013) berhasil balik arah dengan naik 17,83 poin atau 0,4 persen ke level 4.423,72. Adapun, koreksi yang terjadi hari ini dipicu sentimen negatif Wall Street yang terkoreksi pada akhir pekan lalu.
Adapun Bursa kawasan Asia sore ini mayoritas berhenti di zona merah.
Indeks Shanghai naik 14,64 poin atau 0,68 persen ke 2.174,66, Hang Seng anjlok 347,18 poin atau 1,50 persen ke 22.859,86, Nikkei 225 melorot 304,27 poin atau 2,06 persen ke level 14.455,80 dan Strait Times minus 30,80 atau 0,97 persen ke 3.177,93.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,27 triliun dan volume perdagangan 3,29 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp689,26 miliar. Tercatat sebanyak 47 saham menguat, 218 melemah dan 84 saham stagnan.
Sore ini, semua sektor melemah dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor industridasar yang turun 3,90 persen, diikuti sektor aneka industri yang minus 3,08 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke Rp31.650, PT Bank OCBC Nisp Tbk (NISP) naik Rp450 ke level Rp11.150 dan PT Supreme Cable Manufacturing Corp Tbk (SCCO) naik Rp100 ke level Rp4.800.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT MGudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.300 ke level Rp35.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 ke Rp6.450 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 ke level Rp5.200.
Pagi tadi, IHSG dibuka tergelincir 49,05 poin atau 1,11 persen ke level 4.374,67 dan pada akhir sesi I merosot 70,51 poin atau 1,59 persen ke level 4.353,21.
Padahal, IHSG pada Jumat (27/9/2013) berhasil balik arah dengan naik 17,83 poin atau 0,4 persen ke level 4.423,72. Adapun, koreksi yang terjadi hari ini dipicu sentimen negatif Wall Street yang terkoreksi pada akhir pekan lalu.
Adapun Bursa kawasan Asia sore ini mayoritas berhenti di zona merah.
Indeks Shanghai naik 14,64 poin atau 0,68 persen ke 2.174,66, Hang Seng anjlok 347,18 poin atau 1,50 persen ke 22.859,86, Nikkei 225 melorot 304,27 poin atau 2,06 persen ke level 14.455,80 dan Strait Times minus 30,80 atau 0,97 persen ke 3.177,93.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp4,27 triliun dan volume perdagangan 3,29 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat mencapai Rp689,26 miliar. Tercatat sebanyak 47 saham menguat, 218 melemah dan 84 saham stagnan.
Sore ini, semua sektor melemah dengan pelemahan tertinggi dipimpin sektor industridasar yang turun 3,90 persen, diikuti sektor aneka industri yang minus 3,08 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp150 ke Rp31.650, PT Bank OCBC Nisp Tbk (NISP) naik Rp450 ke level Rp11.150 dan PT Supreme Cable Manufacturing Corp Tbk (SCCO) naik Rp100 ke level Rp4.800.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT MGudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.300 ke level Rp35.000, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 ke Rp6.450 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp50 ke level Rp5.200.
(rna)
Lihat Juga :