Diguncang sentimen negatif, IHSG diproyeksi naik terbatas
Kamis, 03 Oktober 2013 - 08:29 WIB
Diguncang sentimen negatif, IHSG diproyeksi naik terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Kombinasi turunnya Dow Jones 0,39 persen dan EIDO:US 1,45 persen serta guncangan kepercayaan atas lembaga penegak keadilan Indonesia menjadi faktor penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam perdagangan hari ini.
"Saya perkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas dalam range sempit pada rentang 4.341-4.418. Pola two white soldiers terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation," kata Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, Kamis (3/10/2013).
Dari luar negeri, Dow dilanda aksi jual sebesar 58,56 poin (0,39 persen) ditutup di level 15.133,14 diiringi kenaikan The Vix sebesar 6,82 persen di tutup di level 16,6.
Hal ini didorong kombinasi faktor partial shutdown atas pemerintah federal memasuki hari kedua menempatkan sekitar 800 ribu pegawai tidak dibayar dan mengecewakannya data private employers yang hanya tumbuh 166 ribu unit pekerjaan atau jauh lebih rendah dari perkiraan awal ekonom sebesar 180 ribu unit pekerjaan.
Dari dalam negeri tidak kalah serunya. Berita mengejutkan, menyedihkan sekaligus menjijikkan mengguncang semalam, dimana seorang doktor ilmu hukum dan pengganti mantan Ketua MK Mahmud MD, yang saat ini menjabat Ketua MK periode 2013-2016, Akil Mochtar serta Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Chairunnissa semalam pukul 22.00 tertangkap tangan KPK.
Tertangkap tangannya pejabat tinggi setingkat menteri dan politisi benar-benar mengguncang kepercayaan masyarakat atas pejabat publik Indonesia.
"Setelah Akil Mochtar, siapa lagi pejabat Indonesia yang akan ditangkap KPK dan apakah masyarakat masih bisa percaya dengan pejabat Indonesia yang notabene digaji dari pajak masyarakat?" ujar Edwin
"Saya perkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas dalam range sempit pada rentang 4.341-4.418. Pola two white soldiers terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation," kata Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, Kamis (3/10/2013).
Dari luar negeri, Dow dilanda aksi jual sebesar 58,56 poin (0,39 persen) ditutup di level 15.133,14 diiringi kenaikan The Vix sebesar 6,82 persen di tutup di level 16,6.
Hal ini didorong kombinasi faktor partial shutdown atas pemerintah federal memasuki hari kedua menempatkan sekitar 800 ribu pegawai tidak dibayar dan mengecewakannya data private employers yang hanya tumbuh 166 ribu unit pekerjaan atau jauh lebih rendah dari perkiraan awal ekonom sebesar 180 ribu unit pekerjaan.
Dari dalam negeri tidak kalah serunya. Berita mengejutkan, menyedihkan sekaligus menjijikkan mengguncang semalam, dimana seorang doktor ilmu hukum dan pengganti mantan Ketua MK Mahmud MD, yang saat ini menjabat Ketua MK periode 2013-2016, Akil Mochtar serta Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Chairunnissa semalam pukul 22.00 tertangkap tangan KPK.
Tertangkap tangannya pejabat tinggi setingkat menteri dan politisi benar-benar mengguncang kepercayaan masyarakat atas pejabat publik Indonesia.
"Setelah Akil Mochtar, siapa lagi pejabat Indonesia yang akan ditangkap KPK dan apakah masyarakat masih bisa percaya dengan pejabat Indonesia yang notabene digaji dari pajak masyarakat?" ujar Edwin
(rna)
Lihat Juga :