Pemerintah ancam peritel soal produk tanpa SNI

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 18:48 WIB
Pemerintah ancam peritel...
Pemerintah ancam peritel soal produk tanpa SNI
A A A
Sindonews.com - Pemerintah akan menindak tegas pengusaha yang menjual produk tanpa label SNI dan tidak layak jual. Tindakan itu dilakukan karena produk tersebut masih ditemukan di pusat perbelanjaan.

Pemerintah akan memberi tenggang maksimal satu tahun, agar pelaku usaha menarik dan memperbaiki suplai untuk produk yang belum berlabel SNI dan tidak layak. Produk tanpa label SNI mengindikasikan, produk tersebut belum lolos uji kelayakan.

"Kami masih menemukan ada produk elektronik tidak berlabel SNI dan beberapa produk makanan yang tidak sesuai ketentuan," jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, Ferry Sofwan Arif di Bandung, Jumat (11/10/2013).

Pihaknya juga mencurigai adanya label SNI palsu. Menurut dia, produk tanpa label SNI menyalahi UU serta mengabaikan hak konsumen. Karena, produk tersebut belum terjamin kualitasnya.

Pemerintah, lanjut dia, akan memberi sanksi tegas apabila pengusaha tetap memperdagangkan produk tanpa SNI. Beberapa sanksi yang diberikan kepada para pengusaha ritel tersebut, seperti pencabutan izin usaha serta denda administrasi sebesar Rp2 miliar.

Termasuk juga sanksi kurungan penjara selama lima tahun. Sanksi tersebut diberikan apabila pengusaha tetap membandel setelah mendapat peringatan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inaplas Dukung Langkah...
Inaplas Dukung Langkah BSN Hapus SNI Lama demi Kepastian Hukum Industri Pipa
Tak Keberatan, Pengusaha...
Tak Keberatan, Pengusaha Sebut Label SNI Jadi Jaminan Mutu Masker
Peluncuran Pembinaan...
Peluncuran Pembinaan UMK Lewat Aplikasi SNI Bina-UMK
Masker Kain Wajib SNI...
Masker Kain Wajib SNI Harus Dibarengi Bantuan ke Pedagang Kecil
Masker Kain Bakal Wajib...
Masker Kain Bakal Wajib SNI, Gini Lho Cara Mengurusnya
Punya Banyak Warna,...
Punya Banyak Warna, Helm CFM dan YRH Series Diperkenalkan
Berita Terkini
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
23 menit yang lalu
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
25 menit yang lalu
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
33 menit yang lalu
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
1 jam yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
1 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved