BSN: standar dan mutu harus terus dikampanyekan

Senin, 14 Oktober 2013 - 16:44 WIB
BSN: standar dan mutu...
BSN: standar dan mutu harus terus dikampanyekan
A A A
Sindonews.com - Bertepatan dengan Hari Standar Dunia (World Standard Day) yang jatuh pada tanggal 14 Oktober, berbagai negara di dunia mengkampanyekan pentingnya standar bagi kehidupan.

Di Indonesia acara tersebut dikaitkan dengan bulan mutu yang setiap tahun diselenggarakan pada bulan Nopember. Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya mengatakan, momentum peringatan bulan mutu sangat penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengingatkan kembali akan pentingnya standar.

"Pentingnya standar dan mutu suatu produk perlu disuarakan terus-menerus dan harusnya lebih bisa menggema hingga ke seluruh lapisan masyarakat dan pelosok desa mengingat arus produk barang dan jasa semakin tidak terkendalikan dengan baik" ujar Bambang di Jakarta, Senin (14/10/2013).

Menurut Bambang, maraknya produk impor sering menimbulkan berbagai reaksi dan permasalahan di dalam negeri. Oleh karenanya, bersamaan dengan momen bulan mutu perlu dibangkitkan kembali kepada masyarakat tentang pentingnya mutu dan infrastruktur mutu pendukungnya, termasuk standar, penilaian kesesuaian dan metrologi.

Bambang juga menjelaskan, pada tahun ini rangkaian peringatan Hari Standar Dunia dan Bulan Mutu Nasional 2013 dimulai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) pada tanggal 3 Oktober 2013 dalam rangka persiapan Rakornas Standardisasi.

Rakornas Standardisasi akan dilaksanakan tanggal 12 Nopember mendatang untuk menyusun Strategi Standardisasi Nasional 2015-2025. Selanjutnya, acara puncak bulan mutu akan dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada tanggal 17-19 Oktober 2013 dengan nama Indonesia Quality Expo (IQE).

IQE direncanakan semula akan dibuka oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun, presiden kemudian melimpahkan ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa.

BSN juga menggelar pameran IQE yang menghadirkan beberapa industri penerap SNI seperti PT Pupuk Kaltim, PT Hartono Istana Teknologi dan Lembaga Penilaian Kesesuain seperti Sucofindo, TUV Nord, dan sebagainya.

"BSN berharap, ajang nasional yang banyak melibatkan stakeholder ini, dapat dinikmati pula oleh masyarakat seluruh Indonesia, terutama masyarakat Jakarta. Melalui event ini, masyarakat bisa menambah pengetahuan mengenai standardisasi secara gratis," pungkas Bambang.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Keberatan, Pengusaha...
Tak Keberatan, Pengusaha Sebut Label SNI Jadi Jaminan Mutu Masker
Jamin Mutu Produk Industri,...
Jamin Mutu Produk Industri, Kemenperin Tingkatkan Penerapan SNI
Dukung SNI Produk Elektronika,...
Dukung SNI Produk Elektronika, Kemenperin Siapkan Lab Uji Modern
Mendag Zulhas: Produk...
Mendag Zulhas: Produk Tak Penuhi SNI Bisa Matikan Industri
Penyerahan Sertifikat...
Penyerahan Sertifikat SNI 8152:2015 kepada Tiga Pasar Rakyat
Langgar Aturan, 2,5...
Langgar Aturan, 2,5 Ton Garam Himalaya dan Ribuan Botol Minol Dimusnahkan
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
37 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
46 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved