Dibayangi aksi ambil untung, penguatan IHSG terbatas
Jum'at, 18 Oktober 2013 - 08:24 WIB
Dibayangi aksi ambil untung, penguatan IHSG terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Harapan akan pembalikan arah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi positif akhirnya dapat terwujud seiring munculnya sentimen positif dari melunaknya sikap Pemerintah-Senat AS yang akhirnya menyepakati debt ceiling, meski resolusi yang diberikan hanya mengundur pagu utang untuk beberapa bulan ke depan.
"Sentimen positif tersebut tentunya memberikan angin segar bagi bursa saham Asia, termasuk IHSG yang juga terimbas kenaikan bursa saham Asia," ujar Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (18/10/2013).
Reza memprediksikan, laju IHSG kemungkinan akan variatif dengan penguatan yang kurang signifikan karena kenaikan yang terjadi dimanfaatkan untuk ambil untung.
"Pada perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.492-4.521 dan resistance 4.548-4.563. Tetap mewaspadai potensi pembalikan arah," pungkasnya.
Bila menilik laju IHSG kemarin, sepanjang perdagangan IHSG menyentuh level 4.550,54 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.501,63 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4.518,93.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Laju IHSG kemarin mampu bertahan di atas kisaran target support 4.480-4.488, sehingga memberikan efek positif. Bahkan mampu melampaui kisaran target resisten di 4.530-4.544.
"Sentimen positif tersebut tentunya memberikan angin segar bagi bursa saham Asia, termasuk IHSG yang juga terimbas kenaikan bursa saham Asia," ujar Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (18/10/2013).
Reza memprediksikan, laju IHSG kemungkinan akan variatif dengan penguatan yang kurang signifikan karena kenaikan yang terjadi dimanfaatkan untuk ambil untung.
"Pada perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.492-4.521 dan resistance 4.548-4.563. Tetap mewaspadai potensi pembalikan arah," pungkasnya.
Bila menilik laju IHSG kemarin, sepanjang perdagangan IHSG menyentuh level 4.550,54 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.501,63 (level terendahnya) di pertengahan sesi 2 dan berakhir di level 4.518,93.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Laju IHSG kemarin mampu bertahan di atas kisaran target support 4.480-4.488, sehingga memberikan efek positif. Bahkan mampu melampaui kisaran target resisten di 4.530-4.544.
(rna)
Lihat Juga :