Baru dibuka, saham AIMS kena suspensi lagi

Jum'at, 18 Oktober 2013 - 11:11 WIB
Baru dibuka, saham AIMS...
Baru dibuka, saham AIMS kena suspensi lagi
A A A
Sindonews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) karena meningkatnya harga kumulatif saham perseroan secara signifikan.

Berdasarkan pengumuman di keterbukaan BEI, Jumat (18/10/2013) dijelaskan bahwa saham perseroan naik Rp790 atau 272,41 persen dari harga penutupan Rp290 pada 3 Oktober 2013 menjadi Rp1.080 pada 17 Oktober 2013.

"Karena itu, Bursa Efek Indonesia perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Akbar Indo Makmur Stimec di pasar reguler dan tunai mulai perdagangan sesi I tanggal 18 Oktober 2013 dampai dengan pengumuman lebih lanjut," kata Kadiv Pedagangan Saham BEI Andre P.J Toelle.

BEI juga mengimbau agar para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

BEI pada Rabu (16/10/2013) telah mencabut suspensi saham perseroan karena alasan yang sama. Dimana pada 11 Oktober 2013, Bursa melakukan suspensi terhadap saham AIMS karena meningkatnya harga saham kumulatif perseroan secara signifikan.

Pada hari itu, harga saham perseroan naik sebesar Rp410 atau 141,38 persen dari harga penutupan pada 3 Oktober 2013 di harga Rp290 menjadi Rp700/saham pada 10 Oktober 2013.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham Emiten Erick Thohir & Bank QNB
BEI Buka Gembok Saham...
BEI Buka Gembok Saham TIFA, Siap-siap Trading!
Telat Bayar Iuran Tahunan,...
Telat Bayar Iuran Tahunan, BEI Gembok 43 Emiten Saham
Penyebab Saham CDIA...
Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Disuspensi Bursa, Ini...
Disuspensi Bursa, Ini Tanggapan Itama Ranoraya
Gokil! 10 Perusahaan...
Gokil! 10 Perusahaan Ini Dipasung BEI Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved