Kadin minta pemerintah tindak tegas penambangan ilegal

Selasa, 22 Oktober 2013 - 18:59 WIB
Kadin minta pemerintah...
Kadin minta pemerintah tindak tegas penambangan ilegal
A A A
Sindonews.com - Bos Adaro Energy yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Sumber Daya Mineral, Boy Thohir meminta agar pemerintah melakukan penegakkan hukum terkait penambangan ilegal yang kerap terjadi.

Boy juga mengaku, selain Adaro, hal ini juga diresahkan oleh banyak perusahaan tambang mineral yang beroperasi di Indonesia.

"Memang problemnya adalah suplai kita yang berlebihan khususnya yang digunakan secara ilegal," ujarnya di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Boy juga menyambut baik rencana Wamen ESDM Susilo Siswoutomo yang akan banyak melibatkan aparat penegak hukum dalam mengurangi penambangan ilegal.

"Kementerian ESDM juga akan kerja sama dengan Panglima TNI, Kepolisian, KPK, bahkan dengan Kementerian Perhubungan untuk mengawasi dan juga menertibkan tambang-tambang ilegal," terangnya.

Boy menegaskan, para pengusaha mineral dan batu bara yang ada di Kadin seperti dirinya mayoritas sudah teradministrasi dengan baik. "Dan kami juga berkontribusi melalui royalti dan pajak yang dibayarkan kepada negara," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bisnis Jasa Pertambangan...
Bisnis Jasa Pertambangan Butuh Penguatan Jaminan Berusaha
2.000 Lebih Delegasi...
2.000 Lebih Delegasi Sambut Industri Pertambangan yang Tangguh dan Berkelanjutan
Liebherr Indonesia Dukung...
Liebherr Indonesia Dukung Operasional Tambang Lebih Efisien dan Berkelanjutan
Faisal Basri Ungkap...
Faisal Basri Ungkap Bisnis Tambang Rugikan Negara hingga Rp200 Triliun
IATA Makin Cemerlang,...
IATA Makin Cemerlang, Pertambangan Salah Satu Bisnis Inti MNC Group
Petrosea Raih Kontrak...
Petrosea Raih Kontrak Mining Services Agreement Senilai Rp2,7 Triliun
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
12 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
26 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved