Sentimen kurang mendukung, IHSG bakal koreksi lagi

Rabu, 23 Oktober 2013 - 08:23 WIB
Sentimen kurang mendukung,...
Sentimen kurang mendukung, IHSG bakal koreksi lagi
A A A
Sindonews.com - Tren kenaikan jangka pendek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai terganggu seiring mulai variatif cenderung melemahnya laju bursa saham AS yang diikuti dengan pelemahan mayoritas bursa saham Asia membuat pelaku pasar merasa khawatir dan memilih untuk mengamankan posisi.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, penurunan yang terjadi telah bersentuhan dengan batas garis yang menunjukkan level bawah dari tren kenaikan jangka pendeknya.

"Artinya, jika sentimen yang ada kurang mendukung, maka IHSG dapat kembali melanjutkan pelemahannya. Meski laju nilai tukar rupiah bergerak menguat, namun melemahnya pembukaan bursa saham Eropa dan masih jualannya asing membuat IHSG terperosok ke zona merah," ujar Reza, Rabu (23/10/2013).

Pada perdagangan hari ini, Reza memperkirakan IHSG akan berada pada support 4.478-4.501 dan resistance 4.534-4.562. Reza menyebutkan, investor tampaknya sudah perlu mulai waspada lantaran tren kenaikan jangka pendek IHSG mulai terpatahkan.

"Jika sentimen yang ada kurang mendukung, maka bersiaplah untuk masuk ke tren pelemahan," pungkasnya.

Bila menilik perdagangan kemarin, meski laju nilai tukar rupiah bergerak menguat, namun melemahnya pembukaan bursa saham Eropa dan masih jualannya asing membuat IHSG terperosok ke zona merah.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.559,50 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan menyentuh level 4.499,69 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4.512,74.

Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.

"IHSG sempat berada tipis di atas kisaran target support kami (4.528-4.558) meski akhirnya ditutup di bawah level tersebut," tutup dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
2 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
2 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
3 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
4 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
4 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
4 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved