Risiko konstruksi perlu dipetakan

Kamis, 24 Oktober 2013 - 14:04 WIB
Risiko konstruksi perlu...
Risiko konstruksi perlu dipetakan
A A A
Sindonews.com - Selama ini, konstruksi dianggap sebagai industri high risk, pekerjaan lapangan yang berisiko tinggi. Jika risiko-risiko ini dapat dipetakan, maka cost of risk diyakini akan berkurang.

Kepala Pusat Pembinaan Sumber Daya Investasi (Pusbin SDI) Badan Pembinaan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum, M Natsir mengatakan, telah dilakukan koordinasi dengan Menteri Keuangan terkait masalah perbankan.

"Tetapi harus diakui bahwa interest rate ditentukan oleh mekanisme perbankan," katanya saat membuka pameran dan konferensi konstruksi Concrete Show South East Asia 2013 yang diadakan pertama kali di Indonesia pada 24-26 Oktober 2013 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (24/10/2013).

Namun, untuk luar negeri telah terbentuk lembaga ekspor pembiayaan negara yang memiliki penilaian terhadap risiko-risiko bunga yang cukup tajam dan ditetapkan lebih rendah hingga 9 persen di bawah rate komersial.

"Intinya jika kita dapat memetakan risiko konstruksi maka bunga bank akan lebih baik," pungkas Natsir.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Duet Aswandi-Desiderius...
Duet Aswandi-Desiderius Viby Indrayana Pimpin ASPEKNAS
Dihantam Pandemi Covid-19,...
Dihantam Pandemi Covid-19, Pengusaha Konstruksi Ini Mampu Bertahan
Bisnis Konstruksi Terkendala...
Bisnis Konstruksi Terkendala Pandemi, Totalindo Tetap Bertahan
Mendorong Percepatan...
Mendorong Percepatan Regulasi dan Akses UMKM dalam Sektor Konstruksi
Penguatan Konstruksi...
Penguatan Konstruksi Industri dan Komersial Dorong Surabaya Jadi Pusat Bisnis Megapolitan
Sektor Jasa Konstruksi...
Sektor Jasa Konstruksi Kena Imbas Pelemahan Kurs Rupiah, Ini Tantangannya
Berita Terkini
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
30 menit yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
37 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
3 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
4 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved