IHSG berpeluang reli di zona hijau

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 08:00 WIB
IHSG berpeluang reli...
IHSG berpeluang reli di zona hijau
A A A
Sindonews.com - Memasuki akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan penguatannya setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Penguatan kali ini didukung sejumlah sentimen yang datang dari luar negeri meskipun diwarnai laju rupiah sedikit terkoreksi.

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memperkirakan IHSG akhir pekan ini akan berada pada support 4.515-4.542 dan resistance 4.612-4.618.

"Laju IHSG berada di kisaran target resisten (4.577-4.615), sehingga memberikan harapan akan kelanjutan penguatan mempertahankan tren kenaikan jangka pendek-menengah dengan asumsi didukung oleh sentimen yang ada," kata Reza, Jumat (25/10/2013).

Bila menilik laju IHSG pada perdagangan kemarin, penguatan memang sangat mungkin berlanjut. IHSG yang di awal perdagangan sempat membuat khawatir, dimana sempat mampir ke zona merah, di akhir sesi mampu bergerak ke zona hijau.

Pergerakan anomali IHSG menarik perhatian pelaku pasar, sehingga kembali antusias melakukan transaksi. Adanya nett buy asing dan diikuti rilis kinerja beberapa emiten antara lain BKSL, MDLN, dan properti lainnya serta diiringi kinerja beberapa emiten perbankan yang dinilai minimal masih dapat sesuai dengan ekspektasi memberikan sentimen positif tersendiri meskipun rilis dari beberapa emiten global beberapa hari terakhir berada di bawah estimasi.

"Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.594,85 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4.533,35 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.594,85," papar dia.

Dari papan bursa juga terlihat, volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.

"Perlu juga mewaspadai potensi pembalikan arah IHSG karena kenaikan yang terjadi tidak diikuti dengan kenaikan volume perdagangan," kata Reza.

Dengan rilis kenaikan indeks manufaktur China, menurut dia akan memberikan harapan rilis indeks manufaktur AS juga akan bertumbuh, sehingga memberikan sentimen positif bagi laju Bursa AS.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Masih Betah Konsolidasi...
Masih Betah Konsolidasi Wajar, Gerak IHSG Diprediksi Terbatas
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved