Hingga September, pendapatan Sritex tembus Rp3,69 T

Minggu, 27 Oktober 2013 - 20:00 WIB
Hingga September, pendapatan...
Hingga September, pendapatan Sritex tembus Rp3,69 T
A A A
Sindonews.com - PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) hingga bulan September 2013 telah membukukan pendapatan sebesar Rp3,69 triliun atau telah mencapai 72 persen dari target akhir tahun sebesar Rp5,14 triliun. Pencapaian tersebut dikontribusikan oleh penjualan benang, kain mentah, kain jadi, dan garmen.

“Untuk pencapaian penjualan sampai bulan September dikontribusikan oleh semua lini seperti penjualan benang, garmen dan lain-lain. Terutama dari penjualan penjualan benang,” kata Corporate Secretary SRIL Welly Salam kepada SINDO, Minggu (27/10/2013).

Dia melanjutkan, pihaknya juga mempunyai strategi anorganik untuk menggenjot pendapatan perseroan. Dikatakan Welly, pihaknya berencana akan mengakuisisi saham PT Sinar Pantja Djaja (SPD) sebanyak 99,9 persen saham dengan nilai sebesar Rp723,05 miliar.

Menurutnya, dengan mengakuisisi SPD dapat meningkatkan pendapatan perseroan di akhir tahun ini menjadi Rp5,94 triliun. “Dengan akuisisi ini bisa mendongkrak pendapatan kami sekitar 16 persen dan laba bersih 12 persen,” ujar dia.

Akan tetapi, sambung Welly, angka Rp5,94 triliun itu belum bisa digabungkan dengan target pendapatan tahun ini sebelum ada keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) nanti tanggal 15 November 2013 mendatang.

“Angka Rp5,94 T itu adalah gabungan dengan Sinar Pantja Djaja, jadi kami hanya fokus ke angka penjualan sritex stand alone sebab per september 2013 belum bisa digabung. Sehingga bisa terjadi salah penafsiran kalau target akhir tahun di gabung dengan SPD sebelum keputusan RUPS nanti tanggal 15 Nopember 2013,” jelas dia.

Meskipun demikian, jika produsen tekstil ini telah mengakuisisi Sinar Pantja Djaja, maka kapasitas produksi SRIL akan meningkat menjadi 530 ribu mata pintal.

Dengan diakuisisinya Sinar Pantja Djaja, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan bahan baku yang diimpor dari luar secara perlahan, mengingat aksi ini membuat perseroan memperluas integrasi vertikal melalui ekspansi ke industri hulu tekstil.

Bukan hanya itu, dengan akuisisi ini akan membantu perseroan memperluas basis pelanggan di tingkat domestik maupun internasional.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gerak Cepat, Sritex...
Gerak Cepat, Sritex Sudah Dua Kali Kirim Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru
Industri Tekstil Babak...
Industri Tekstil Babak Belur, Sritex Akui PHK 3.000 Karyawan
Sritex Jalani PKPU di...
Sritex Jalani PKPU di 3 Negara Berbeda, Ini Kabar Terbarunya
PN Kota Semarang Resmi...
PN Kota Semarang Resmi Nyatakan Sritex Berstatus Pailit
Bea Cukai Blak-blakan...
Bea Cukai Blak-blakan Soal Sritex yang Minta Tetap Boleh Ekspor-Impor
Ini Skenario Pemerintah...
Ini Skenario Pemerintah Selamatkan Sritex
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
23 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
47 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved