Chatib: Jika tak menguntungkan, bawa Inalum ke arbitrase

Jum'at, 01 November 2013 - 13:36 WIB
Chatib: Jika tak menguntungkan,...
Chatib: Jika tak menguntungkan, bawa Inalum ke arbitrase
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri berharap tim perunding Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dapat segera menyelesaikan keputusan pemindahtanganan Inalum dari Nippon Asahan Aluminium (NAA) ke pemerintah Indonesia hari ini.

Bahkan Chatib mengatakan, pemerintah harus siap membawa permasalahan ini ke Arbitrase Internasional apabila pemerintah tidak mendapatkan keuntungan.

"Jangan sampai sekedar selesai saja. Kalau enggak menguntungkan, ya kita harus siap bahkan dengan arbitrase sekalipun," ujarnya di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

Chatib juga memastikan bahwa pemerintah tidak akan pernah menambah jumlah anggaran yang telah disiapkan sebelumnya untuk pengambilalihan Inalum sebesar Rp7 triliun.

"Kalau dari Kemenkeu, kita sudah dapat persetujuan dari Komisi XI DPR. Sudah ada Rp2 triliun dari APBNP 2012 dan Rp5 triliun dari APBNP 2013. Saya rasa tim perunding akan berusaha semaksimal mungkin," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Beli Vale, Inalum Terbitkan...
Beli Vale, Inalum Terbitkan Global Bond Rp37,5 Triliun
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
25 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
42 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved